Helikopter Bell 206 Ditembak Kelompok Bersenjata di Kabupaten Puncak

Bagikan Bagikan
Helikopter Bell 206 milik PT Intan Angkasa Air Service yang ditembak. (Foto: Bidhumas Polda Papua)

SAPA (TIMIKA) - Helikopter Bell 206 milik PT Intan Angkasa Air Service register PK-IWD ditembak, Rabu (16/10) sekitar pukul 09.20 WIT di sekitar kampung Olenki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. Beruntung dalam peristiwa penembakan ini tidak menimbulkan korban jiwa, pilot dan penumpang selamat. 
Berdasarkan keterangan Polda Papua, Helikopter diterbangkan oleh Pilot atasnama Dan Christian Mateanu (47) yang merupakan warga negara Rumania, dengan seorang penumpang bernama Agung Dedi Hidayat (27) yang merupakan pekerja pembangunan tower jaringan BTS proyek Palapa Ring. 

Pada pukul 09.03 WIT, helikopter membawa bahan makanan menuju Distrik Ilaga Utara dan tiba pukul 09.07 WIT menurunkan muatan. Kemudian sekitar pukul 09.18 WIT, helikopter bergerak menuju Ilaga dengan memuat seorang penumpang. Namun, saat melintas disekitaran Kampung Olenki sekitar pukul 09.20 WIT, helikopter ditembak sebanyak tiga kali. 

Beruntung setelah ditembak orang tak dikenal (OTK) helikopter tidak sampai terjatuh, sehingga penerbangan berlanjut dan mendarat di jalan Ilaga-Gome (PT MTT) sekitar pukul 09.24 WIT. Pilot kemudian beserta penumpang menuju Mapolsek Ilaga untuk memberikan keterangan terkait peristiwa yang dialami. 

Helikopter terkena tiga kali tembakan, mengenai badan bagian bawah pintu tembus hingga kaca bagian depan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat ini tim gabungan TNI-Polri masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa penembakan ini. 

Sementara pilot dan penumpang usai dilakukan pemeriksaan, kemudian berangkat menuju Timika, Kabupaten Mimika menggunakan helikopter yang sama untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan. 

"Diperkirakan pelaku penembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekakak Telenggen," kata Kamal. (Saldi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment