Kamoro Jaya Terima Bantuan Bibit Pepaya dan Rica Untuk Ditanam di Lahan Kelurahan

Bagikan Bagikan
Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Everardus Rico Kukuareyau, S. STP (kanan) saat menerima bantuan bibit pepaya california. (Foto: SAPA/Kristin)
SAPA (TIMIKA) - Kelurahan Kamoro Jaya menerima bantuan 50 polybag bibit pepaya California dan 50 polybag bibit rica dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun). Serah terima bantuan tersebut berlangsung di Kantor Distanbun, Jumat (11/20).

"Awalnya ada petugas lapangan dari Distanbun datang ke kantor kami kemudian memberikan masukan untuk mengambil tanaman agar bisa ditanam di samping kantor kelurahan.  Kami rasa itu semua baik sehingga kami datang ke kantor Distanbun ini untuk mengambil bibit," jelas Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Everardus Rico Kukuareyau, S. STP kepada Salam Papua, Jumat (11/10).

Everardus menjelaskan bibit tanaman tersebut akan ditanam oleh semua staf Kelurahan Kamoro Jaya di halaman samping kantor kelurahan agar bisa menjadi percontohan untuk msayarakat di kelurahan tersebut.

"Kami sudah bangun komunikasi dengan Kepala Distanbun, kami punya rencana tahun depan untuk setiap keluarga di Kelurahan Kamoro Jaya ini minimal mempunyai tanaman yang sama di setiap pekarangan rumahnya," kata Everardus.

Ia mengatakan berdasarkan hasil komunikasinya, Kadistanbun bersedia untuk membantu pihaknya dalam mewujudkan rencana tersebut.

"Kami sangat berterimakasih kepada Kadistanbun karena meskipun baru komunikasi awal namun bisa direspon positif," ungkapnya.

Untuk itu pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai rencana tersebut sehingga bibitnya bisa langsung didistribusikan kepada siapa saja yang nerminat untuk bercocok tanam di lahan pekarangannya.

Evernus bersama Kadistanbun Yohana Paliling saat berada di perkebunan kantor Distanbun
 "Setelah ke Distanbun ini, kita bisa mendapatkan bibit, sekarang tergantung masyarakat saja, kalau masyarakat punya kemauan untuk bertani bisa melapor ke kami pihak kelurahan atau langsung ke Distanbun," ujarnya.

Menurutnya hal tersebut harus direspon positif oleh masyarakat lokal, agar bisa giat bercocok tanam.

"Kalau di SP 1 yang bertani rata-rata didominasi oleh masyarakat transmigrasi, sehingga saya mau agar maayarakat lokal juga harus bisa," ungkapnya.

Kelurahan Kamoro Jaya memiliki  54 RT dengan 16 ribu kepala keluarga. Sehingga Everardus berharap perlahan-lahan semua masyarakatnya bisa mendukung apa yang akan dijadikan program kelurahan ke depan. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment