Kemensos Minta Warga Perantau di Jayawijaya Tidak Eksodus

Bagikan Bagikan
Bupati, Wakil Bupati Jayawijaya, Kapolres dan Dandim 1702/Jayawiwijaya saat berada di dapur pengungsian. (Foto-Antara)

SAPA (WAMENA) - Kementerian Sosial RI meminta warga perantau di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, tidak eksodus ke kabupaten atau provinsi lain, dan mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk menahan warga eksodus.

"Kami sangat mendukung upaya pemerintah kabupaten menahan lebih jauh eksodus dari pengungsi di Wamena untuk keluar dari Wamena," kata Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat.

Ia mengatakan dengan situasi yang sudah kondusif, menteri berharap tidak ada lagi eksodus.

"Arahan dari Menteri Sosial, sedapat mungkin para pengungsi yang masih ada di Wamena, tidak eksodus ke luar Wamena," katanya.

Harry mengaku telah menyampaikan arahan menteri kepada pejabat Aceh, Sumatera Barat, Sulawesi Barat, Selawesi Selatan dan Jawa Barat yang menjenguk pengungsi Jayawijaya di Jayapura.

"Kalau mereka memang ingin menghilangkan trauma sementara ke daerah asal, ya kita tidak bisa tahan. Tetapi harapan kita, kalau mereka ingin kembali ke Wamena, kita akan dorong," katanya.

Kemensos sedang membangun koordinasi dengan PUPR serta BNPB untuk mendukung agar pembangunan rumah korban kerusuhan bisa dilakukan.

"Sudah ada koordinasi dengan PUPR dan BNPB untuk mendukung agar pembangunan rumah bisa segera," katanya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment