Pemerintah dan Warga Jayawijaya Bersihkan Puing-Puing Kerusuhan

Bagikan Bagikan
Aparat TNI/Polri dan masyarakat saat membersihkan puing-puing kerusuhan di Jayawijaya. (Foto-Antara)

SAPA (WAMENA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, beserta aparat TNI/Polri dan warga setempat bersama-sama membersihkan puing-puing bangunan yang rusak dan terbakar saat kerusuhan 23 September lalu.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Kamis, mengatakan pembersihan puing-puing itu melibatkan warga agar mereka tahu bahwa situasi di Jayawijaya sudah mulai kondusif.

"Kita libatkan semua pihak agar dapat menimbulkan rasa persaudaraan, kebersamaan. Ini langkah kita untuk memulihkan Kota Wamena," katanya.

Tahap awal baru dilakukan pembersihan di wilayah Hom-Hom hingga Pike di Distrik Hubikiak yang juga terdampak kerusuhan.

"Hari ini pembersihan di Hom-Home sampai Pike, besok kita akan lakukan di sekolah-sekolah. Jadi kalau bisa bapak ibu guru juga ada sama-sama kita di sekolah," katanya.

Pembersihan bangkai motor, mobil dan ruko yang terbakar itu melibatkan warga asli Jayawijaya maupun warga perantau.

Damdim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto mengatakan kerja bakti itu memberikan dampak positif bagi pengungsi yang terlibat langsung.

"Kita libatkan masyarakat membersikan puing-puing pembakaran dan itu memotifasi masyarakat kembali ke rumah mereka," katanya.

Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya mengharapkan pembersihan puing-puing kerusuhan membuat Jayawijaya tidak tampak mencekam.

"Pelaku ekonomi sudah beraktivitas dan kita harap yang mengungsi di kodim dan polres tidak takut lagi dan bisa kembali ke rumah mereka. Saya dan dandim jamin keamanan," katanya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment