Pemkab Mimika Diharapkan Sediakan Posko Sementara dan Fasilitasi Pemulangan Pengungsi Wamena Non Papua

Bagikan Bagikan
Pengungsi asal Wamena saat berada di posko milik lanud Timika. (foto: SAPA/Saldi)

SAPA (TIMIKA) - Pemkab Mimika diharapkan menyediakan posko penampungan sementara dan memfasilitasi pemulangan pengungsi Wamena khusus non Papua ke daerah asalnya masing-masing.

Ketua Komisi B DPRD, Saleh Alhamid mengatakan, perhatian Pemkab Mimika dimaksud sebagai antisipasi untuk mencegah adanya imbas atau berkembangnya masalah yang ada di Wamena ke Timika. Sebab para pengungsi ini tinggalkan Wamena dengan berbagai trauma dan dendam karena kehilangan harta benda, keluarga dan hal berharga lainnya.

"Pemkab harus alokasikan satu tempat khusus karena ini terkait kemanusiaan untuk kurangi beban para pengungsi. Kemudian fasilitasi mereka pulang supaya sambil tunggu kapal, mereka bisa tinggal di penampungan atau posko sementara," katanya di Kantor DPRD, Rabu (2/10).

Dikatakan, berdasarkan survei lapangan ditemukan para pengungsi ini berasal dari berbagai daerah seperti Bugis, Maluku dan yang lainnya. Meski telah ditampung oleh kerukunan masing-masing, tapi perlu adanya campur tangan Pemkab karena ini merupakan persoalan kemanusiaan.

"Saya juga temukan beberapa pengungsi yang nginap di salah satu hotel di pasar lama. Mereka sekitar delapan orang nginap dalam satu kamar dan yang lainnya sementara ditangani oleh masing-masing kerukunan. Tapi pertanyaannya mau sampai kapan?," katanya. 

Lebih lanjut ia mengharapkan agar masyarakat Mimika tidak terpancing dengan berbagai isu yang memprovokasi dan menimbulkan perpecahan.(Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment