Ribuan Lulusan UNTAR Berbisnis Dan Ciptakan Lapangan Kerja

Bagikan Bagikan
Rektor UNTAR Agustinus Purna Irawan memberi sambutan dalam acara Dies Natalis ke-60 UNTAR di Jakarta, Kamis (3/10). (Foto-Antara)

SAPA (JAKARTA) - Rektor Universitas Tarumanagara (UNTAR) mengatakan sekitar 4.000 dari 15.000 mahasiswa perguruan tinggi tersebut telah memiliki bisnis dan menciptakan banyak lapangan pekerjaan.

"Di tengah fakta bahwa angka pengangguran dari lulusan perguruan tinggi cukup tinggi, UNTAR mengambil posisi sebagai universitas enterprenial," kata Rektor UNTAR Agustinus Purna Irawan usai mengisi acara Dies Natalis ke-60 UNTAR di Jakarta, Kamis.

Di tengah angka pengangguran di Indonesia yang masih cukup tinggi, UNTAR, katanya, tidak lagi berbicara atau berfokus pada cara bagaimana menghasilkan lulusan yang dapat langsung bekerja tetapi bagaimana mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Dalam survei yang mereka lakukan pada setiap semester, saat ini sebagian besar mahasiswa UNTAR sudah memiliki bisnis sendiri.

"Dari 15.000 itu sekitar 4.000 mahasiswa sudah punya bisnis. Artinya ini kan satu kesempatan yang luar biasa besar," katanya.

UNTAR, katanya, dibangun dengan harapan bahwa setiap mahasiswa dan lulusannya dapat memiliki keinginan untuk melakukan bisnis.

"Jadi kalau sudah enterpreneur kemungkinan (menganggurnya) kecil. Karena dia sudah punya bisnis," katanya.Dia menegaskan bahwa fokus utama perguruan tinggi swasta tersebut memang untuk menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk membuka usaha sendiri.

"Sehingga dengan kemampuan membuka usaha tersebut, lulusan UNTAR dapat membuka banyak lapangan pekerjaan dan berguna bagi masyarakat luas," tuturnya.

Dalam menghasilkan lulusan yang berdaya guna di dunia usaha, UNTAR juga telah mendapatkan penghargaan tiga bintang Quacquarelli Symonds (QS) karena telah menghasilkan lulusan yang mampu berwirausaha ataupun mencari pekerjaan kurang dari tiga bulan atau bahkan telah memiliki bisnis atau telah bekerja sebelum lulus.(Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment