Saat Ini Masyarakat Mimika Sedang Disurvey Mengenai Tingkat Kepuasan Kinerja BPOM

Bagikan Bagikan
Petugas survei (kiri) foto bersama salah satu responden Distrik Mimika Baru. (Foto: SAPA/Kristin).

SAPA (TIMIKA) - Sejak tanggal 16 September hingga akhir Desember mendatang, petugas survei mendatangi rumah masyarakat diseluruh distrik di Kabupaten Mimika untuk menanyakan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).


Petugas survei tersebut merupakan konsultan bernama PT. Wahana Data Utama yang dipercayakan oleh BPOM untuk melakukan kajian pengukuran tingkat kesadaran dan kepuasan terhadap obat dan makanan pada masyarakat di 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Survei dilaksanakan dengan metode wawancara secara langsung kemudian hasilnya akan di input menggunakan aplikasi dan dikirim ke BPOM Pusat secara berkala setiap pekan.

"Petugas survei di Mimika ada 19 orang yang akan  mendata responden. Sebelumnya untuk Mimika ada 910 responden yang diwawancara namun karena ada pengalihan dari bagian pegunungan sehingga bertambah menjadi 1.060," jelas Rahmat,S.Pd, Koordinator survey BPOM wilayah Mimika kepada Salam Papua, Sabtu (12/10).

Ia mengatakan data responden diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat yang mensupport data sampel rumah tangga kepada BPOM kemudian diteruskan kepada petugas survei untuk menjadi acuan.

Dijelaskan, survei ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, dimana elemen yang ditanya seputar Obat secara umum, Obat tradisional, suplemen kesehatan, pangan olahan, dan kosmetik.

"Kami akan bertanya bagaimana perilaku masyarakat seperti sebelum mengkonsumsi obat apakah masyarakat memperhatikan tanggal kadaluarsa, kemudian cara pengguanaan obatnya, selanjutnya berkaitan dengan kepuasan, berbicara seberapa kepuasan masyarakat atas kinerja BPOM," tuturnya.

Untuk itu ia berharap responden yang akan diwawancara sekiranya bisa menerima dan memberikan informasi seakurat mungkin untuk membantu proses pengambilan data. (Kristina)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment