Temuan TBC 2019 di Mimika 1.317 Pasien, 90 Pasien TBC Dengan HIV

Bagikan Bagikan
Pertemuan validasi data TB-HIV tahun 2018 dan tri wulan (TW) III tahun 2019 Kabupaten Mimika. ( Foto: SAPAa/Acik)
SAPA (TIMIKA) – Berdasarkan validasi data TB-HIV pengelola program TBC dan Tenaga RR HIV Mimika, sejak Januari hingga September tahun 2019 , temuan kasus TBC di Mimika sebanyak 1.317 pasien.

Wasor TBC Dinkes Mimika, Kamaludin mengatakan, 75 persen dari 1.317 pasien yang terdeteksi TB itu  telah dilakukan pemeriksaan HIV sehingga ditemukan sebanyak  90 pasien diantaranya menderita TB dengan HIV (komplikasi).

“Itu baru temuan yang mulai Januari hingga September. Berarti sangat tinggi,” kata Kamaludin dalam rilis yang dikirim via pesan whatsApp ke redaksi Salam Papua, Jumat (11/10). 

Sebelumnya di tahun 2018 lalu, capaian penemuan pasien TBC sebanyak 1.750 orang dan yang sudah berhasil sukses pengobatan sementara 74% karena masih ada yang sementara menjalani pengobatan. Sedangkan 150 pasien diantaranya  terdeteksi TBC dengan HIV.

Temuan tersebut di atas berdasarkan validasi oleh 23 Puskesmas pengelola program TBC dan Tenaga RR dan empat Rumah Sakit se Mimika  yang ikuti pertemuan validasi data TB-HIV tahun 2018 dan tri wulan (TW) III tahun 2019 Kabupaten Mimika, tanggal 9 hingga 10 Oktober.

Kamaludin mengharapkan agar seluruh  masyarakat Mimika wajib mendeteksi dini penyebaran TBC dan TBC HIV di keluarga masing-masing.  Gejala TBC bermula dari  batuk lebih dari dua  minggu, penurunan berat badan. keringat malam hari tanpa aktivitas, terkadang mengalami batuk  disertai sesak napas atau batuk disertai darah.

“Penyakit ini menular dengan cepat. Makanya masyarakat harus sesegera mungkin memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. Kendala yang kami alami adalah kurangnya media sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment