TNI Pastikan Wilayah Skouw, Perbatasan RI-PNG Aman dan Kondusif

Bagikan Bagikan
Wakil Walikota Jayapura saat meninjau ke PLBN Skouw. (Foto-Pendam XVII/Cenderawasih)

SAPA (TIMIKA) - Pasca terjadinya gangguan suara tembakan pada Selasa, 1 Oktober 2019 disebelah timur Kantor Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI-PNG wilayah Skouw, Jayapura, kini situasi wilayah itu dinyatakan aman dan kondusif. 

Menurut pihak TNI, gangguan suara tembakan sebanyak tiga kali yang diperkirakan dari arah bak air sebelah timur Kantor PLBN, atau tepatnya sekitar pagar perbatasan, diduga dilakukan oleh kelompok Tentara Revolusi West Papua (TRWP) pimpinan Mathias Wenda.

"Kondisi wilayah perbatasan Skouw, Jayapura dalam keadaan aman dan kondusif," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam), Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam rilis yang diterima Salam Papua, Rabu (2/10) malam. 

Atas aksi yang dilakukan kelompok Mathias Wenda tersebut, Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM melakukan peninjauan secara langsung ke PLBN RI-PNG yang merupakan daerah netral dalam rangka memastikan situasi dan kondisi wilayah perbatasan. 

Wakil Walikota pada kesempatan itu menyampaikan kepada masyarakat Jayapura jika ada warga yang ingin berkunjung ke perbatasan RI-PNG tak perlu merasa takut, sebab kondisi sudah diamankan oleh personel TNI dan akan dibuka mulai besok, Kamis (3/10). 

Keamanan di wilayah itu menurut Kapendam, berkat penanganan dan kesiapsiagaan Satgas Pamtas RI-PNG, Yonif 713/ST. Sehingga suasana di perbatasan tetap kondusif dan aman, serta tidak mengganggu aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat walaupun pintu akses ke luar masuk perbatasan sempat ditutup sebagai langkah pengamanan.

Di mana, Poskotis Skouw Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST saat itu langsung melakukan penyisiran dengan mengerahkan kekuatan 2 tim ke arah kanan PLBN Skouw menuju perbatasan, dan ke arah sebelah kiri PLBN Skouw menuju perbatasan.

Selain penyisiran, kedua sisi perbatasan juga dilakukan penyisiran lewat udara dengan menggunakan drone ke wilayah bak air samping Kantor PLBN sampai ke garis batas negara. Dari pantauan drone, terlihat 2 orang berlari ke arah hutan dengan membawa 1 pucuk senjata M-16 menuju kampung Wutung, wilayah perbatasan PNG-RI. Meski demikian, aksi gangguan tembakan tersebut tidak menimbulkan kerugian secara materiil maupun personel.

“Suasana di perbatasan sudah aman dan kondusif, tetapi anggota Satgas Pamtas RI-PNG masih diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan dari kelompok KKB di wilayah perbatasan RI PNG," katanya.

"Langkah yang sudah diambil adalah, koordinasi dengan aparat keamanan PNG untuk membantu penyisiran di wilayah PNG. Besok pintu lintas batas sudah bisa dibuka bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas di wilayah perbatasan RI-PNG (Skouw),” imbuhnya. (Saldi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment