24 Nopember Hari Minggu, Tanggal Pelantikan DPRD Mimika Dikoordinasikan Ulang Dengan Gubernur Papua

Bagikan Bagikan
Wabup Johannes Rettob didampingi Kappolres AKBP I G.G Era Adhinata  dan Ketua PN Kota Timika, Sonny Alfian B. Laoemoery. (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan mengingat pelantikan DPRD Mimika periode 2019-2024 tanggal 24 November bertempatan dengan hari Minggu, maka akan dilakukan koordinasi ulang bersama Gubernur Papua.

Wabup juga mengatakan, jika pelantikan dilaksanakan tanggal 24 November, maka ini berarti untuk pertama kalinya dalam sejarah pelantikan DPRD Mimika dilakukan tepat waktu. Karena itu, sangat diharapkan dukungan dari seluruh masyarakat Mimika.

"Ini sebagai pertemuan awal saja untuk memberikan informasi terkait tindak lanjut SK terakhir dari Gubernur Papua tentang 35 anggota dewan yang masa baktinya berakhir tanggal 24 November. Tapi nanti juga masih banyak hal yang harus dibicarakan panitia," kata Wabup .usai rapat panitia di Kantor DPRD Mimika, Selasa (19/11).

Ketua PN Kota Timika, Sonny Alfian B. Laoemoery menjelaskan, tata cara pelantikan dimulai dari proses oleh bagian persidangan sesuai dengan PP Nomor 12 tahun 2018. Ketika itu, akan dibacakan SK Gubernur, pengambilan sumpah yang dipandu oleh Ketua PN.

“Untuk sambutan Gubernur itu sementara dikoordinasi untuk memastikan apakah dibacakan oleh Bupati atau dihadiri langsung Gubernur. Intinya kita dukung penuh untuk menyukseskan pelantikan karena kita inginkan adanya anggota dewan baru sebagai wakil rakyat Mimika,” katanya.

Sedangkan Kapolres Mimika, AKBP I G. G Era Adhinata mengatakan bahwa kepolisian akan kerahkan seluruh kekuatan pengamanan untuk menjaga pelaksanaan pelantikan. Pengamanan di hari pelantikan fokus di gedung DPRD termasuk beberapa titik rawan lainnya. 

Dijelaskan, kepolisian selalu melakukan deteksi dini terkait upaya penggagalan pelantikan. Dalam hal ini, jika ditemukan unsur-unsur yang berpotensi mengganggu keamanan, maka akan langsung ditindak oleh unsur intelijen ataupun keamanan terbuka.

"Kita harapkan tidak ada pihak-pihak yang mengganggu. Kalau ada, akan langsung ditindak," ungkap Kapolres Era.

Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Mimika sekaligus Ketua Panitia penyelenggara pelantikan 35 anggota dewan periode 2019-2024, Paulus Dumais memastikan anggaran pelantikan tidak mencapai Rp 6 miliar.

Paulus mengatakan, anggaran Rp 6 miliar lebih itu sebetulnya hanya estimasi sementera setelah adanya pertemuan awal. Namun, jika dalam pelaksanaannya kurang dari Rp 6 miliar, maka sisanya akan dikembalikan.

“Kita jangan salah mengerti bahwa Rp 6 miliar itu semuanya untuk pelantikan. Kita akan rasionalkan anggaran. Kalau hanya satu atau dua miliar, maka sisanya kita kembalikan,” katanya. 

Menurut dia, pelantikan anggota dewan baru merupakan agenda penting yang menjadi kerja rutin sebagai rapat paripurna istimewa. Dengan dimikian, diharapkan pelaksanaan pelantikan ini berjalan lancar agar selanjutnya bisa menjalankan fungsi sebagai dewan perwakilan rakyat.

“Nanti akan jadi tanggung jawab dari bagian dalam kepanitiaan kalau ada acara tambahan. Yang kita tangani hanya persoalan dalam gedung paripurna saja,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment