Banyak Masyarakat Belum Anggap Imunisai Itu Penting, Puskesmas Harus Jalin Kerjasama Dengan Lintas Sektor

Bagikan Bagikan
Kegiatan pelatihan pendamping juru imunisasi. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yasman menjelaskan kendala yang sering dihadapi saat  menjalankan program Imunisasu di Provinsi Papua secara umun adalah peran serta masyarakat masih kurang dan masyarakat belum anggap imunisai itu penting.

Padahal dengan Imunisasi itu kita bisa menyiapkan generasi yang bagus dan sehat.

Untuk itu, ia menyarankan agar Puskesmas lebih rajin memberikan sosialisasi progran dan yang terpenting adalah menjalin kerjasama dengan lintas sektor dan program.

"Semua organisasi baik organisasi masyarakat, maupun organisasi pemerintahan dan tokoh masyarakat mengharapkan yang sama yaitu anak Papua yang sehat dan cerdas. Jadi kalau sudah berkolaborasi maka jika ada kendala dalam melakukan kegiatan maka bisa langsung dibantu oleh masyarakat atau tokoh adat, bisa dijembatani di kampung masing-masing," ujarnya.

Disamping itu Dinkes Provinsi pun memberikan pelatihan kepada pendamping juru imunisasi bagi petugas puskesmas dan rumah sakit dan klinik di Timika, yang diselenggarakan di salah satu hotel di bilangan Yos Sudarso.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari sejak tanggal 11 hingga 15 November 2019.

"Kegiatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kualitas penanganan imunisasi. Sebab untuk kuantitas Timika ini sudah termasuk yang bagus, sekarang kita lebih tekankan ke kualitas dan pelatihan," jelas Yasman.

Nanti outputnya, kata Yasman pelayanan yang maksimal dan prima dari setiap individu dari juru imunisasi yang ada di puskesmas di Mimika ini.

"Kami berharap untuk kedepannya lebih menjalin komunikasi yang bagus antara juru imunisasi dan puskesmas. karena kalau juru imunisasinya hebat dan pintar tapi tidak didukung oleh kepala puskesmasnya maka hasilnya tidak maksimal. Kemudian perlengkapan-perlengkapan yang diperlukan seperti kulkas untuk penyimpanan vaksin itu harus diperhatikan perawatannya, kemudian harus ada ketersediaannya di puskesmas-puskesmas. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment