BPOM Ingatkan Masyarakat Hati - Hati Memilih Jajanan Gorengan di Pinggir Jalan

Bagikan Bagikan
Ilustrasi Jajanan Gorengan.
SAPA (TIMIKA) - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Mimika mengingatkan  masyarakat untuk hati hati dalam memilih jajanan gorengan yang dijajakan di pinggir jalan. 

Hal tersebut dijelaskan oleh Herianto Baan,  Kepala BPOM Kabupaten Mimika saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/11).

"Pada dasarnya kita tidak melarang siapapun menjual gorengan, kita hanya mengingatkan bahwa dampak dari terus menerus mengkonsumsi gorengan," kata Herianto Baan.

Terkait dengan jajanan gorengan BPOM mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan, namun saat ini lebih difokuskan kepada pangan jajanan anak sekolah.

"Kami ke sekolah , kami memeriksa produk jajanan baik yang dijajakan didalam sekolah maupun diluar lingkungan sekolah," katanya.

Herianto menyampaikan pihak BPOM akan terus memberikan edukasi tentang jajanan kepada  masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang sehat.

"Jajanan goreng gorengan itu kita tidak tau bagaimana pengelolaannya. Misalnya minyak goreng yang digunakan itu sudah berapa kali dia pakai. Kalau terus menerus dipakai maka dari lemak tak jahat akan berubah menjadi lemak jahat. Jadi istilahnya dari lemak jenuh menjadi tak jenuh. Kalau sudah jenuh dan dipakai maka bisa terjadi peningkatan kadar kolesterol," jelas Herianto.

Kemudian terkait dengan kemasan yang digunakan, Herianto mengatakan pihaknya masih banyak melihat jajanan dibungkus menggunakan kertas kresek berwarna digunakan untuk membungkus makanan yang panas.

"Karena kertas kresek berwarna itu tidak dianjurkan untuk produk makanan yang dalam kondisi panas. Kertas kresek berwarna itu berasal dari kertas kresek daur ulang jadi tidak aman. Untuk itu Ada baiknya kalau ingin makan gorengan, sebaiknya goreng sendiri menggunakan minyak yang baru sehingga lebih sehat," tuturnya.

Sementara itu masyarakat diminta jeli memilih makanan gorengan yang dijajakan di pinggir jalan dengan melihat dari warna minyak goreng, jangan sampai sudah kehitaman. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment