Bupati Jayawijaya: Serapan APBD 2019 Masih Normal

Bagikan Bagikan
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua.(Foto-Antara)

SAPA (WAMENA) - Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Jhon Richard Banua memastikan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 masih normal.

Bupati Jhon Richard Banua di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan serapan APBD tahapan I dan II sudah selesai dan kini masuk ke tahap III.

"Sekarang kami sedang meminta tahap III dimana kami tetap sesuaikan dengan jadwal yang batas akhir tahun nanti. Termasuk dana kampung kita prioritaskan untuk semua kita lakukan serapannya sesuai dengan jadwal yang ditentukan," katanya.

Ia mengatakan beberapa kegiatan fisik yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum memang sempat terhenti pascakerusuhan, tetapi sudah kembali berjalan normal.

"Saat kejadian 23 September, rata-rata tukang banyak yang belum berani kembali ke Wamena, tetapi kami sudah perintahkan OPD terkait untuk mengecek kembali, dan rata-rata kegiatan yang terhenti itu sudah aktif kembali," katanya.

Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Jayawijaya Tinggal Wusono mengaku tidak menghafal secara pasti capaian-capaian serapan APBD namun semua tahapan berjalan normal.

Tinggal mengatakan sisa satu bulan lebih ini harus dimanfaatkan oleh OPD untuk menyelesaikan serapan anggaran namun tidak lupa kualitas dan mutu dari pekerjaan yang dikerjakan.

"Sejauh ini serapan bisa berjalan baik. Sampai tahap ke dua, mau masuk tahap ke tiga ini berjalan baik. Hanya untuk yang tahap ke tiga kita harus memastikan bahwa capaian dari setiap program/kegiatan fisik itu bisa memenuhi target yang kita inginkan," katanya.

Ia mengatakan pascakerusuhan, telah diimbau kepada OPD terkait agar mendata atau membuat peta kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dituntaskan pada 2019.

"Dengan peta itu, harapan kami OPD bisa mendiskusikan dengan teman-teman ULP, inspektorat, BPAKD termasuk Bappeda, apakah dimungkinkan untuk dilakukan adendum-adendum kaitannya dengan kegiatan yang ada, sehingga tidak menyalahi ketentuan undang-undang," katanya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment