Dua Kali Bunyi Diduga Tembakan Terdengar Di Tembagapura Mile 60, Mengarah ke Mobil Patroli Angkut Warga Asing

Bagikan Bagikan
Aparat keamanan mengecek suara diduga tembakan di mile 60 (Foto: Isitimewa)

SAPA (TIMIKA) – Jelang HUT OPM 1 Desember, bunyi tembakan terdengar di Mile 60 poin 3 Distrik Tembagapura, Sabtu (30/11) sekitar pukul 15.52 WIT.

Informasi yang diterima Salam Papua, mobil patroli zona delta ketika ingin menjemput bis dari Gorong-Gorong itu mendenggar bunyi tembakan sebanyak dua kali. 

Dimana, sebelumnya sekitar pukul 15.30 WIT, mobil patroli zona delta bergerak dari mile 64 menuju mile 58 dengan warga Negara asing yakni Mr. Matt dan Ms Ramadhani dan Escort Latief untuk tujuan menunggu dan menjemput bis dari Gorong-Gorong.

Selanjutnya, pukul 15.52 ketika patroli zona delta bergerak menuju mile 60, tiba-tiba di pertengahan RPU 47 dan RPU 46 sebelah kanan, terdengar bunyi tembakan dua kali mengarah ke mobil patroli.

Kemudian mobil patroli segera bergerak meninggalkan tempat kejadian menuju ke pos 60. 

Kendati demikian hal tersebut ditepis Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan. Ia mengatakan bahwa bunyi suara tersebut tidak diyakini adalah suara tembakan melainkan suara batu yang mengenai bodi mobil akibat terinjak ban.

“Belum diyakini itu tembakan. Kebenarannya masih diragukan. Hasil sementara suara itu hanya didengar oleh satu orang yakni pegawai PT Freeport Indonesia berwarga negara asing, yang lain tidak mendengar. Dimana, saat itu ada dua mobil patroli,” ujarnya saat dikonfirmasi Salam Papua melalui sambungan telepon, Sabtu (30/11).


Menurut Dandim, untuk kejadian penembakan dimungkinkan terjadi di area Highland PT. Freeport Indonesia pada pagi hari dan bukan sore.

“Logikanya, kalau dilaksanakan sore, mereka (KKSB) akan berpikir membutuhkan waktu yang sedikit untuk melarikan diri untuk mengahadapi malam yang dingin di area highland. Sementara kalau menembaknya pagi, waktunya cukup untuk ke daerah persembunyiannya,” imbuhnya.

“Untuk kejadian itu, sudah dilingkari semua oleh prajurit TNI-Polri. Jadi tidak mungkin terjadi apalagi sore hari. Tapi tetap akan kita dalami,” ujarnya menambahkan. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment