Hindari Jajanan Tidak Sehat, BPOM Imbau Sekolah dan Orang Tua Bersinergi Siapkan Bekal Untuk Anak

Bagikan Bagikan
Ilustrasi anak sekolah sedang jajan

SAPA (TIMIKA) - Untuk menghindari jajanan yang tidak sehat, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Mimika mengimbau sekolah dan orangtua bersinergi terapkan siapkan bekal untuk anak maupun adakan kantin sehat di sekolah.

"Kami berharap sekolah mempunyai peranan penting bukan hanya dibidang ilmu mata pelajaran namun juga menjaga bagaimana anak didiknya bisa terbebas dari konsumsi produk makanan yang salah, karena selama anak di sekolah adalah tanggung jawab sekolah," jelas Kepala BPOM Kabupaten Mimika, Herianto Baan saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia juga berharap agar orang tua bisa menyiapkan makanan sendiri kepada anak anaknya, karena kalau di rumah tentunya diproses dengan baik dan dari segi higienis lebih bagus.

"Jadi kita harapkan orang tua harus sempatkan waktu menyiapkan bekal  untuk anaknya," ujarnya.

Herianto mengatakab untuk edukasi BPOM berikan edukasi kepada anak sekolah khususnya usia SD dan SMP karena usia seperti itu daya tahan tubuh anak masih rentan dengan penyakit, proses metabolisme tubuhnya belum sempurna.

"Kami juga anjurkan untuk sekolah sekolah untuk menyiapkan kantin sehat. Jangan sampai anak anak memilih membeli jajanan di luar sekolah karena sepanjang kami melihat jajanan di luar sekolah itu rentan dengan debu, bakteri karena dijajakan dengan terbuka dan akan mengakibatkan anak anak bisa menceret , sakit perut dan sebagainya," katanya.

Menurutnya, anak anak adalah harapan bangsa, kalau daya tahan tubuhnya menurun, maka anak-anak tidak akan maksimal dalam menerima pelajaran dan pada akhirnya anak anak tidak bisa tumbuh sesuai dengan harapan.

Kemudian yang menjadi persoalan juga terkadang yang bikin anak anak tergiur adalah warnanya. Ini juga menjadi pekerjaan BPOM untuk lakukan pemeriksaan apakah menggunakan pewarna buatan.

"Memang saat ini belum akami temukan makanan gunakan pewarna buatan, namun tetap kami anjurkan untuk anak- anak mengkonsumsi makanan yang sehat," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment