KPU Supiori Mulai Sosialisasikan Tahapan Pilkada Serentak 2020

Bagikan Bagikan
Kantor KPU Kabupaten Supriori Jalan Raya Masran Distrik Supriori Timur.(Foto-Antara)

SAPA (BIAK) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Supiori, Papua, mulai mensosialisasikan berbagai program tahapan penyelenggaraan proses demokrasi langsung pemilihan kepala daerah serentak 2020 kepada warga setempat.

Sesuai jadwal KPU diperoleh ANTARA sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada Serentak 2020 dimulai sejak 1 Oktober 2019 dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).

Sedangkan 1 November 2019-22 September 2020 sosialisasi tahapan pilkada serentak kepada masyarakat di Kabupaten Supiori.

Sementara pembentukan Panitia Pemilihan Distrik/Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai 1 Januari-21 Maret 2020

Pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih Pilkada akan berlangsung mulai tanggal 16-29 April 2020

1 November 2019 hingga 16 September 2020 pendaftaran pemantau pemilihan serta 1 November 2019-23 Agustus 2020 pendaftaran pelaksana survei atau jejak pendapat dan pendaftaran pelaksana penghitungan cepat.

Sementara pada 17 April hingga 16 Mei 2020 pencocokan dan penelitian daftar pemilih serta 14 Juni-15 Juni 2020 Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Provinsi dan 15 Juni-16 Juni 2020 penyampaian DPS oleh KPU Kabupaten dan Kota kepada PPS melalui PPK.

Sedangkan pada tanggal 19 Juni hingga 28 Juni 2020 pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap data pemilih sementara (DPS) serta 24 Juni-3 Juli 2020 perbaikan DPS oleh PPS.

Pengumuman daftar pemilih tetap oleh panitia pemungutan suara (PPS) berlangsung sejak 1 Agustus-22 September 2020.

Dan 9 Desember 2019-3 Maret 2020 penyerahan syarat dukungan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur kepada KPU Provinsi.

Sedangkan penyerahan dokumen syarat dukungan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati berlangsung 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020 penyerahan syarat dukungan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati/Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota kepada KPU Kabupaten/Kota.

Masa waktu pendaftaran calon Pilkada serentak berlangsung mulai 16 sampai 18 Juni 2020 dan 8 Juli 2020 Penetapan pasangan calon setelah melakukan verifikasi, KPU akan mengumumkan penetapan pasangan calon kepala daerah.

Untuk waktu kampanye dan debat publik Pilkada serentak 2020 akan berlangsung sejak 11 Juli-19 September 2020.

Pemungutan suara Pilkada serentak Kabupaten Supiori di TPS ditetapkan berlangsung 23 September 2020.

Penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil pemilihan (paling lama lima hari setelah MK secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dalam buku registrasi perkara konstitusi kepada KPU).

Penyelesaian pelanggaran dan sengketa hasil pemilihan (menyesuaikan dengan jadwal penyelesaian sengketa di mahkamah konstitusi).

Penetapan pasangan calon terpilih pasca putusan MK (paling lama lima hari setelah salinan penetapan, putusan dismisal, atau putusan MK diterima oleh KPU).

Beberapa warga Kabupaten Supiori mengakui, gaung proses demokrasi politik pilkada serentak di Kabupaten Supiori sudah mulai marak di berbagai kampung.

"Setiap warga Supiori sudah mulai membicarakan tahapan Pilkada serentak 2020, ya ini merupakan proses demokrasi langsung dalam memilih pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati,"ungkap Markus, warga Yengarbun distrik Supiori Utara.

Warga berharap, pelaksanaan Pilkada serentak 2020 Kabupaten Supiori dapat berjalan secara demokrasi, aman, lancar dan kondusif sehingga terpilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang dipilih langsung warga.

Ketua KPU Kabupaten Supiori Busiri Korwa bersama komisioner KPU dibantu jajaran sekretariat KPU juga mulai melakukan sosialisasi tahapan Pilkada serentak.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Supiori Hasanuddin Nunsi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pemkab Supiori mengalokasikan dana penyelenggaraan Pilkada serentak sebesar Rp22 miliar.

"Untuk KPU disediakan Rp15 M, Bawaslu Rp4 miliar dan aparat keamanan Kepolisian sebesar Rp3 miliar," kata Plt Sekda Hasanuddin.

Pantauan Antara di berbagai kampung Kabupaten Supiori, Selasa, sebagian calon Bupati beserta pasangan telah memulai melakukan sosialisasi dengan memasang stiker dan melalui media sosial facebook, instagram dan WA. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment