Polisi Buat Sistem, Selidiki Kasus Pemotongan Pipa Konsentrat PTFI Yang Kerap Terjadi

Bagikan Bagikan
Kapolres Mimika AKBP I G. G Era Adhinata (Foto: SAPA/Salma)

SAPA (TIMIKA) – Kapolres Mimika AKBP I G. G Era menegaskan pihaknya akan menyelidiki akar penyebab terjadinya pemotongan pipa konsentrat PT Freeport Indonesia (PTFI) oleh non karyawan (NK) dengan mencoba sebuah sistem terobosan baru.

“Itu kejadian berulang-ulang dan tidak selesai. Kita coba buat sistem untuk menyelidiki itu dan mengadakan pertemuan dengan PT Freeport Indonesia,” ujarnya saat ditemui di bilangan Jalan Cenderawasih, Jumat (15/11).

Dimana, penyelidikan dilakukan dari hulu hingga hilir sehingga dengan jelas dapat diketahui siapa pelaku utama dibalik pemotongan pipa yang mengalirkan konsentrat di ruas jalan tambang operasional PTFI.

“Kita harus melihat dari hulu hingga hilir apa yang terjadi. Kenapa dia memotong pipa, otomatis untuk mencari emas, nah emasnya dijual kemana? kita juga harus tahu hingga jelas siapa dan apa yang harus ditangani,” imbuhnya.

Seperti diketahui, saat ini pihak kepolisan telah mengamankan pria non karyawan berinisial A, pelaku pemotongan pipa konsentrat milik PT Freeport Indonesia  (PTFI) di Mile 65 pada Sabtu (9/11) lalu.

Selain pelaku, Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Agung Ananta mengatakan, pihaknya juga  mengamankan barang bukti yang digunakan untuk memotong pipa tersebut.

“Kemarin, Kamis (14/11) sudah dilakukan olah TKP oleh tim Inafis dan Opsnal Polres Mimika, ditemukan barang bukti. Intinya menggunakan sarana dan prasarana yang menyebabkan kerugian PT Freeport. Selain A yang mengaku baru pertama kali melakukan hal itu, tidak menutup kemungkinan yang lain. apabila tertangkap maka tidak ada toleransi baik aparat atau masyarakat,” ujarnya saat ditemui di bilangan Jalan Belibis Ujung, Jumat  (15/11).

Berdasarkan data yang dihimpun Salam Papua, pemotongan pipa konsentrat milik PTFI  pada Sabtu (9/11) lalu, ditemukan oleh Satgas TNI-Polri yang melakukan patroli zona 4F di area Tembagapura Mile 65 menggunakan kendaraan LV 4427R dan 3261R pada pukul 08.32 WIT.

Saat itu, Satgas yang melakukan patroli menemukan pipa tidak aktif berwarna hijau sudah terpotong sepanjang tiga (3) meter. Dimana, posisi pipa berada di sebelah timur jalan MSR. Selanjutnya lokasi di tandai dengan cat warnah putih. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment