Polisi Bubarkan Massa yang Hendak Demo Tolak Pemekaran Provinsi dari Halaman Kantor Lemasa

Bagikan Bagikan
Aparat Kepolisian bubarkan massa dari halaman Kantor Lemasa. (Foto: SAPA/Saldi) 

SAPA (TIMIKA) - Kepolisian Resor Mimika dibantu Satuan Brimob akhirnya membubarkan massa yang sejak pagi berkumpul di halaman Kantor Lemasa, Jalan Perjuangan, Timika Indah, untuk melakukan aksi demonstrasi, Jumat (15/11).

Setelah Kepolisian memberikan waktu hingga pukul 12.00 WIT kepada massa yang kebanyakan terdiri dari pelajar dan mahasiswa untuk melakukan komunikasi maupun koordinasi terkait rencana aksi demo, namun tidak terdapat pihak yang bertanggung jawab, akhirnya puluhan massa yang berencana aksi di Bundaran Timika Indah untuk menyuarakan penolakan pemekaran Provinsi Papua Tengah itu dibubarkan. 

Aparat Kepolisian bubarkan massa dari halaman Kantor Lemasa. (Foto: SAPA/Saldi) 

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Andyka Aer yang ditemui di lokasi pembubaran, mengatakan, memang sehari sebelumnya pelajar dan mahasiswa yang merupakan bagian dari massa ini telah memasukkan surat pemberitahuan aksi ke Polres Mimika, Kamis (14/11), selanjutnya diikuti penyebaran selebaran ke masyarakat untuk mengajak bergabung dalam aksi yang akan dilakukan. 

Bahkan, pagi tadi, Kepolisian telah mengimbau agar perwakilan dari massa ikut ke Polres untuk dibantu dumediasi bersama dengan pihak yang berkaitan sesuai aspirasi yang akan disampaikan, yakni para pihak yang berkaitan dengan rencana pemekaran Provinsi Papua Tengah. 


"Tadi pertama kita datang, kita sudah imbau dengan baik, nanti perwakilan mereka datang ke Polres untuk kita bantu mediasi. Selanjutnya juga kita tanya siapa yang bertanggung jawab, namun mereka sampaikan mereka tanggung jawab bersama. Nah, itu kita sudah indikasikan ini gerakan tidak baik, akhirnya kita bubarkan segera," tutur Kabag Ops. 

Dalam pembubaran itu, terdapat beberapa orang yang berupaya menentang aparat, terpaksa orang-orang tersebut diamankan untuk diambil keterangannya di Kantor Polres Mimika. (Saldi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment