Rencana Unjuk Rasa, Empat Mahasiswa Eksodus Diamankan

Bagikan Bagikan
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Agung Ananta (Foto: SAPA/Salma)

SAPA (TIMIKA) - Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Agung Ananta mengatakan pihaknya mengamankan empat orang yang merupakan mahasiswa eksodus,  terkait rencana aksi unjuk rasa penolakan pemekaran Provinsi Papua Tengah, Jumat (15/11). Dimana, hal tersebut untuk mencegah dan mengantisipasi gangguan keamanan.

“Semuanya mahasiswa. Sesuai perintah Kapolda bahwa tidak boleh ada aksi kumpul massa, apapun itu harus diantisipasi. Apalagi ini terkait pemekaran. Jelas ada beberapa pihak di belakang ini,” ujarnya saat ditemui di Jalan Belibis Ujung, Jumat (15/11).

Dikatakan, empat orang tersebut berinisial GP, HO, IM dan JK. Keempatnya diamankan di tempat terpisah. Untuk IM dan JK diduga melakukan penggalangan dana dan menyebarkan selebaran seruan aksi penolakan pemekaran, di Jalan Belibis pada Kamis (14/11) kemarin.

“Sementara GP dan HO, keduanya orang yang mengurus kegiatan ini. mereka adalah mahasiswa eksodus sehingga kita amankan karena masalah keamanan," tambahnya.

Menurutnya, demontran yang berencana melakukan aksi untuk menolak pemekaran Provinsi Papua merupakan orang-orang yang tidak menyetujui keputusan Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan situasi demi pembangunan Papua.

“Kita tidak ada toleransi. Sesuai yang disampaikan Kasat Intelkam Polres Mimika bahwa aksi ini tidak memenuhi standar izin. Mereka mahasiswa kenapa belum kembali melanjutkan studinya? Kalau sekolah-sekolah, kuliah-kuliah, itu silahkan,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment