SMA dan SMK di Mimika Kekurangan Guru Pendidikan Agama Kristen

Bagikan Bagikan
Ketua MGMP PAK, Erlince Gobay

SALAM (TIMIKA) – Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Mimika kekurangan guru Pendidikan Agama Kristen (PAK).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAK, Erlince Gobay, Jumat (15/11) di Kantor Kementerian Agama Kabupate Mimika.

Erlince menjelaskan saat ini jumlah SMA dan SMK yang ada di Mimika ada 20 dengan rincian SMK sebanyak 11 sekolah dan SMA sebanyak 9 sekolah yang secara keseluruhan guru PAK berjumlah 25 orang.

“Jumlah guru seluruh Timika masih kurang, bahkan ada di dalam satu sekolah jumlah siswa mencapai 800 orang dan hanya memiliki tiga guru Agama Kristen. Itu tidak efektif,” jelas Erlince.

Namun meski masih kurang, Erlince mengatakan para guru SMA maupun SMK mensiasati dengan membangun kerjasama dengan guru guru yang lain sehingga penanganannya bisa terlaksana.

Erlince menjelaskan setelah SMA/SMK sudah dipindahkan ke Provinsi yang menjadi kendala adalah bagaimana memperhatikan sumber daya guru dalam hal ini meningkatkan kualitas diri untuk bagaimana bisa menangani masalah yang terjadi di sekolah.

“Masalah yang terjadi misalnya mengenai haknya guru, bagaimana menyelesaikan hak-hak guru, tetapi kami guru agama Kristen selalu dibantu oleh admin sekolah kami masing – masing karena sekarang sifatnya online, jadi koordinasi dengan provinsi sudah mulai mudah,” katanya.

Selain itu, Erlince juga menyampaikan Guru PAK yang ada di Mimika juga selalu bekerjasama dengan Kementerian Agama Provinsi Papua.

“Yang mempermudah kami juga adalah wadah MGMP ini, dimana dengan wadah ini bisa membantu mengumpulkan masalah – masalah kami dan sedikit demi sedikit solusinya akan ada, bahkan untuk hak – hak guru juga sudah dipermudah,” tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment