SMK Negeri 3 Rayakan Maulid Nabi 1441 Hijriah

Bagikan Bagikan
Suasana acara Maulid Nabi 1441. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Keluarga besar SMK Negeri 3 Kesehatan Mimika merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 Hijriah, Selasa (19/11) di Gedung Eme Nema Yauware dengan tema ‘Meneladani Akhlad Nabi Muhammad SAW Sebagai Landasan Meraih Prestasi’.

Kegiatan ini dibuka dengan lantunan Al-quran, kasidah dan drama yang diperankan oleh siswa siswi mulai dari kelas 10-12 SMK Negeri 3 Kesehatan Mimika dengan lancar dan penuh hikmat.

Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Kesehatan Mimika, John Lemauk dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada ketua panitia bersama dengan timnya yang memiliki ide yang luar biasa dalam mempersiapkan perayaan Maulid tahun ini. 

Perayaan Maulid tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya kerjasama guru dengan siswa sangat kompak dan diluar prediksi.

“Kalian luar biasa, perayaan ini yang terbaik dan mungkin hanya sekolah kita yang merayakan Maulid seperti ini, khusus untuk tingkat SMK. Kerja keras panitia dan siswa sangat luar biasa. Perayaan ini bukan hanya untuk teman-teman muslim saja tetapi kita juga yang Kristen ikut,” katanya.

Ia mengatakan perbedaan bukan alasan untuk menjadi penghalang kebersamaan dan kegembiraan. Perbedaan harus dimaknai dengan baik untuk memberi warna dalam pendidikan, dalam proses belajar mengajar khususnya diantara siswa. 

“Jangan hanya menjadi tema saja yang dibaca, tetapi itu harus dilakukan supaya cita-cita kalian bisa tercapai. Akhlak Nabi itu sangat luar biasa untuk prestasi, untuk masa depan anak-anakku sekalian,” jelasnya.

Koordinator Pengawas SMA/SMK Kabupaten Mimika, Laurensius Lasol mengatakan perayaan Maulid sebagai sebuah tradisi dalam agama Islam harus dimaknai dengan baik oleh anak-anak sekolah dalam pendidikan dengan menciptakan suasana kasih didalam perbedaan baik dalam lingkungan sekolah maupun dalam lingkungan tempat tinggal.

Perayaan Maulid ini bukan semata-mata sebagai sebuah acara seremonial, tetapi sebuah acara dimana seseorang dapat menghayati hidup, perilaku, pikiran dan perkataan yang membawa teladan bagi semua orang.

“Anak-anakku harus memaknai ini dengan baik dalam perebedaan kita harus saling mengasihi dan saling menghargai,” katanya.

Sementara itu, Ustadz H A Muthalib Elwahan saat menyampaikan hikmah Maulid mengajak keluarga besar SMK Negeri 3 Mimika untuk hidup rukun dalam perbedaan untuk mendatangkan kebahagiaan, kesejahteran dan suka cita.

Hidup rukun dalam perbedaan kata Ustadz Muthalib memberi kenyamanan dan ketenangan, proses belajar mengajar akan berjalan dengan baik dan prestasi akan diraih.

“Anak anal sekalian jangan ada dendam dalam hati, jangan ada kata kita berbeda. Kata-kata itu tidak akan membawa kerukunan," ujarnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment