Banyak Tempat Ibadah di Mimika Tidak Miliki IMB

Bagikan Bagikan
Jeffrey C. Hutagalung (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Banyak bangunan tempat ibadah di Timika yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). 

Hal ini diketahui berdasarkan fakta kepengurusan rekomendasi ijin IMB yang dikeluarkan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mimika.

Sekretaris FKUB Mimika, Jeffrey C. Hutagalung mengatakan, terhitung sejak bulan Januari lalu, FKUB hanya mengeluarkan tujuh rekomendasi IMB tempat ibadah. Jumlah tersebut tentunya sangat sedikit jika dibandingkan dengan banyaknya bangunan tempat ibadah yang saat ini berdiri dalam wilayah Mimika.

"Rekomendasi yang telah kami keluarkan selama 2019, hanya tujuh saja yaitu untuk pendirian beberapa Masjid dan Gereja," kata Jeffrey, Rabu (4/12).

Dijelaskan bahwa tidak bisa dipungkiri pendirian tempat ibadah tidak terlepas dari masalah. Namun, jika memenuhi syarat administrasi pendirian, maka FKUB bisa keluarkan rekomendasi IMB-nya. Persyaratan yang harus dipenuhi adalah jumlah umat setempat mencapai mainimal 60 sampai 90 orang yang ditandai dengan KTP, pengajuan secara tertulis oleh panitia, jarak antara tempat ibadah lain serta beberapa syarat mutlak lainnya.

Karena itu, ia mengimbau agar seluruh tempat ibadah yang telah didirikan untuk segera mengurus rekomendasi ke FKUB, sehingga selanjutnya bisa diterbitkan IMB oleh OPD terkait di lingkup Pemkab Mimika. Rekomendasi IMB harus melalui FKUB, karena jika rekomendasi dari FKUB tidak ada, maka OPD terkait tidak akan menerbitkan IMB.

"Yang paling aktif untuk persoalan izin itu hanya pembangunan tempat ibadah dari saudara-saudara kita yang muslim. Kalau yang Kristen itu sangat kurang. Padahal IMB itu sebagai asas hukum," jelasnya.

Khusus Kristen, menurut dia terdapat sebanyak 33 organisasi. Namun, dari jumlah tersebut belum semuanya mengajukan rekomendasi penerbitan IMB ke FKUB. 

"Padahal bukan hal yang susah untuk mengurus rekomendasi itu. Yang penting mempersiapkan persyaratannya. Untuk mengetahui persyaratan itu, bisa langsung datang ke kantor FKUB," tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment