Dana Hibah Diberikan Kepada Organisasi Yang Sah Dan Berdasarkan Proposal

Bagikan Bagikan
Marten Tapi Mallisa. (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Mimika, Marten Tapi Mallisa mengatakan bahwa penyaluran bantuan hibah dari Pemkab Mimika selalu tepat sasaran, dalam hal ini diberikan kepada organisasi yang sah secera pemerintahan.

Pemberian hibah menurut dia, dilakukan setelah adanya pengajuan proposal dari setiap organisasi penerima. Selanjutnya, setelah proposal disetujui Pimpinan Daerah, maka dilanjutkan dengan penyaluran anggaran dalam menunjang kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing organisasi atau kelembagaan seperti KONI, Persemi, PSSI, Pramuka, FKUB dan yang lainnya.

“Intinya selama ini penyaluran dana hibah itu sesuai dengan mekanisme. Kalaupun itu diberikan kepada kerukunan, itu sah-sah saja karena kerukunan itu juga kelembagaan," ungkapnya, Selasa (3/12).

Penyaluran dana hibah sudah dilakukan. Ada organisasi yang menerima setiap tahun karena biaya operasionalnya bersumber dari dana hibah. Nominal pemberian dana hibah juga berfariasi dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. 

"Pemberian dana hibah itu dilakukan setelah kebutuhan wajib pemerintahan sudah terpenuhi. Jadi tidak harus diberikan setiap tahun. Saat ini sementara menunggu laporan pertanggungjawaban dari setiap organisasi yang menerimanya. 

“Memang sudah ada sebagian organisasi yang masukan laporannya. Penyaluran dana hibah itu dilakukan secara bertahap, sehingga laporannya juga seperti itu. Tidak mungkin begitu dicair, langsung laporannya dibuat, tapi harus melalui kegiatan-kegiatan,” jelasnya.

Hibah yang berupa keuangan dikelola di BPKAD, tapi yang berupa barang dan jasa dikelola oleh masing-masing OPD. Dari setiap OPD bisa saja dalam bentuk barang dan jasa yang diserahkan langsung kepada pihak ke tiga.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Pemkab Mimika tidak memberikan THR kepada ASN. Namun berupa gaji ke 13 yang juga telah dialokasikan beberapa bulan lalu dengan perhitungan satu bulan gaji setiap ASN serta berdasarkan jabatannya.

" Yang dapat gaji 13 itu hanya ASN saja. Gaji 13 itu seperti tunjangan untuk pembayaran biaya pendidikan bagi anak-anak setiap ASN," katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment