FKUB Mimika Gelar Musyawarah Bersama Pemda dan Seluruh Tokoh Agama

Bagikan Bagikan
Musyawarah bersama FKUB, Pemda dan Tokoh Agama. (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mimika menggelar musyawarah bersama Pemda dan seluruh tokoh Agama se-Mimika.

Sekretaris umum FKUB Mimika, Jeffrey C. Hutagalung mengatakan bahwa musyawarah ini bertujuan untuk lebih mempererat kebersamaan antar tokoh agama termasuk pelaksana agama . Selain itu, juga untuk menjalankan amanat Pemerintah yaitu melakukan sosialisasi untuk mencegah konflik antar sesama umat sehingga bisa membangun rasa aman dan damai bagi semua masyarakat.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat kebersamaan semua tokoh agama yang ada di Mimika karena para tokoh agama ini merupakan ujung tombak penyebaran pesan damai.
Ada yang mengatakan bahwa kegiatan ini untuk menghabiskan anggaran di tahun 2019. Pernyataan itu tidak benar, karena FKUB justru sebagai pelaksana dari anggaran," kata Jefrey, Rabu (4/12).

Hadir sebagai pemateri dalam musyawarah ini adalah Kepala Kesbangpol Mimika, Petrus Lewa Koten, Kapolres Mimika, AKBP I GG Era Afhinata, Kepala Kantor Kementerian Agama Mimika, Adrianus Utler dan Ketua FKUB Mimika, Ignatius Adii. Materi yang disampaikan adalah upaya-upaya pencegahan terhadap timbulnya perpecahan antar sesama umat beragama, suku dan hal lainnya. Keterlibatan semua tokoh agama dalam mencegah masuknya paham radikalisme, berita hoax, narkoba serta hal lain yang menimbulkan permusuhan dan merusak masa depan generasi penerus bangsa di Mimika.

Selain itu, juga dipresentasekan capaian kriminalitas yang diakibatkan oleh maraknya minuman keras (Miras), minuman oplosan buatan lokal, narkoba dan pengaruh lainnya. 

Kepala Kesbangpol Mimika, Petrus Lewa Koten mengatakan bahwa kegiatan musyawarah ini merupakan satu upaya yang sangat positif. Sebab, melalui musyawarah bersama ini bisa mendengarkan dan memberi masukan atau salin mendiskusikan berbagai hal yang menjadi pemicu. Selanjutnya menentukan jalan keluarnya secara bersama-sama dalam persoalan pencegahan dan pemulihan.

Menurut dia, sebelumnya peran serta seluruh tokoh agama telah memberikan kontribusi yang sangat yang luar biasa baik di Mimika.

"Tokoh-tokoh agama itu memiliki peran yang luar biasa dalam membangun kerukunan antar umat beragama di Mimika. Musyawarah ini sangat penting dan berharga," kata Petrus.

Pantauan Salam Papua, musyawarah yang dihadiri oleh sekitar seratus peserta ini mengusung tema, "Dengan Musyawarah Antar Umat Beragama Kita Tingkatkan Hidup Rukun, Aman dan Sejahtera". (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment