Puluhan Motor Terjaring Razia Polisi di Paniai

Bagikan Bagikan
Puluhan unit kendaraan roda yang diamankan Sat Lantas Polres Paniai, Papua. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Sebanyak 56 unit motor atau kendaraan roda dua terjaring dalam sejumlah razia di beberapa tempat di Paniai, Kabupaten Paniai, Papua.

Kapolres Paniai AKBP A Wakhid P Utomo melalui Kasat Lantas Iptu Bondan Try Hoetomo ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Senin mengatakan puluhan motor itu terjaring dalam 10 bulan terakhir dalam sejumlah razia di Paniai.

"Dalam kurun waktu 10 bulan terakhir, atau sejak Februari hingga Desember 2019, Satuan Lalulintas Polres Paniai berhasil menjaring ratusan unit kendaraan roda dua dengan berbagai jenis dan merk," katanya melalui telepon seluter.

Dari ratusan motor yang terjaring dan diamankan, kata dia, sebanyak 56 unit diantaranya belum diambil oleh warga atau pemiliknya hingga kini, dan diindikasikan kuat bahwa motor tersebut merupakan motor hasil kejahatan kasus pencurian kendaraan bermotor

"Puluhan unit motor yang saat ini diamankan diduga kuat merupakan motor hasil curian, namun korban enggan melaporkan kepada pihak kepolisian.
Rata-rata motor itu dugaan motor hasil curian karena sejauh ini belum diambil pemiliknya saat terjaring razia," katanya.

Untuk itu, Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat baik di Paniai, Dogiyai, Deiyai dan Nabire yang merasa kehilangan kendaraan bermotor dapat langsung mengecek di markas Polres Paniai.

"Saya menghimbau kepadanya warga yang merasa kehilangan motor untuk dapat datang langsung mengecek fisik motornya yang ada diamankan di Polres," katanya.

Tentunya, lanjut dia, wajib membawa surat kepemilikan baik STNK atau BPKB kendaraan bermotor yang dimaksud, sehingga bisa langsung diambil.

Terkait hal ini, Ia juga mengimbau kepada segenap lapisan warga khususnya di Paniai untuk menaati aturan beralalu lintas dengan melengkapi kendaraan bermotornya seperti kaca spion, termasuk menggunakan helm saat berkendara.

"Kecelakaan terjadi, itu biasanya lalai, sehingga kunci keselamatan saat berkendara ialah tertib dengan menaati rambut-rambut lalulintas, jangan mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi serta dalam keadaan pengaruh minuman keras. Jadilah pelopor keselamatan berlalulintas demi keselamatan dan kenyamanan untuk diri sendiri dan orang lain," katanya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment