Warga Pasar Damai Baku Melawan Dengan Disperindag, Minta Pembongkaran Dilakukan 30 Desember Sesuai Kesepakatan

Bagikan Bagikan
Ibu-ibu saat baku melawan dengan Tim Pembongkaran. (Foto: SAPA/Jefri Manehat).

SAPA (TIMIKA) -   Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, yang turun bersama aparat keamanan TNI/ Polri untuk membongkar rumah-rumah di Pasar Damai, pada Selasa (10/12) sore hari,  mendapat  perlawanan dari masyarakat (ibu-ibu ) yang bermukim di Pasar Damai yang rumahnya akan dibongkar.

Ibu-ibu melawan, jika rumah  mereka dibongkar. Kemarahan mereka dikarenakan pada saat rapat bersama dengan pihak pemerintah ( Disperindag, Satpol-PP dan juga Kepolisian), disepakati bahwa pembongkaran akan dilakukan tanggal 30 Desember setelah perayaan Natal tanggal 25 Desember.

Bahkan kata mereka, dalam Perjanjian pada tanggal 30 Desember mendatang itupun baru rapat terakhir bersama masyarakat.

"Kami minta Pemerintah tepati janji. Jika ingin kami dipindahkan maka lahan yang disediakan bagi kami apakah sudah ada, sehingga pada saat pemindahan tidak membuat siksa masyarakat, " ungkap Mama Ani, salah satu penghuni di Pasar Damai

Teriak ibu-ibu, mereka akan pindah jika sesuai dengan kesepakatan yakni seusai Natal tanggal 25 Desember.

"Kita tidak melawan pemerintah, tapi kami hanya minta tepati janji yang mana sesuai dengan kesepakatan bersama yang telah dibuat dalam rapat," ungkap Mama Ani.

Kepala Disperindag Mimika, Bernadinus Songbes menjelaskan sebanyak 155 kepala keluarga (KK) yang akan dibongkar rumahnya akan direlokasikan ke Pasar Sentral dan SP4.

Dijelaskan, 155 KK, 30 KK akan ditempatkan di Pasar Sentral yang mana 30 ini harus mendapatkan undian yang akan diberikan oleh Disperindag. Sisa dari 125 KK tersebut akan dibangun rumah di SP4.

Sebanyak 125 KK sisanya akan dibangun rumah di SP4 dengan ukuran bangunan 10×5 meter. Ia mengatakan pembongkaran ditargetkan hingga tanggal 15 Desember, semua bangunan yang ada di Pasar Damai sudah habis dibongkar.

"Ini karena SK tim gabungan yang akan turun melakukan pembongkaran baru turun hari ini jadi tadi kami baru adakan rapat bersama dan hari ini kami bertemu dengan  mereka, dan besok, Rabu (11/12) baru kami akan lakukan pembongkaran," kata Songbes.

"Jadi hari ini kita masih sampaikan ke mereka terkait pembongkaran ini dan juga kita akan berikan undian kepada mereka, siapa yang mendapatkan nomor maka akan mendapat bagian di Pasar Sentral, sedangkan yang sisanya akan ditempatkan di SP4," katanya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami kebijakan dari pemerintah, karena tahun depan ada 3 event besar yang akan dilaksanakan di Mimika dan setidaknya wajah Kota Timika harus tertata rapi. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Yuks bergabung dengan dupa88. net Hanya dengan modal 25K saja dapat bermain di banyak permainan dan mendapat kesempatan menang hingga jutaan rupiah , jangan sampai ketinggalan

    BalasHapus