119 Siswa SMK Yapis Kelas XI Dilepas Mengikuti Prakerin

Bagikan Bagikan
Foto bersama dalam kegiatan pelepasan siswa Yapis. (Foto: SAPA/Kristin

SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 119 siswa kelas XI SMK Yapis yang terdiri dari 2 jurusan yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Otoatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) dilepas dan diserahkan untuk mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) di 29 instansi pemerintah maupun swasta.

Dari 29 instansi tersebut, tiga diantaranya berada di luar Kabupaten Mimika yaitu Universitas Amikom Yogyakarta dan GIT Solution (GIS) Yogyakarta, BLC Telkom Klaten dan P4TK Boe Malang. Dari ketiga instansi tersebut akan diisi oleh masing-masing dua siswa.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Sekolah Yapis pada Senin (13/1/2020).

Kegiatan yang dibuka Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Demianus Katiop tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Provinsi Papua, Yulianus Kuayo, SH dan beberapa perwakilan instansi industri.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Demianus Katiop mengimbau agar siswa yang akan mengikuti Prakerin bisa menggunakan kesempatan tersebut dengan baik, belajar dengan sungguh dan mengikuti tata tertib yang ada, terutama bagi enam  siswa yang akan berangkat ke Jawa diharapkan bisa menjaga nama baik sekolah termasuk Kabupaten Mimika.

“Di sana jangan karena merasa jauh dari pengawasan guru sehingga semaunya ikut praktek ini, kemudian jangan bikin onar tetapi jaga nama baik, Guru juga harus tetap memantau mereka baik yang di Timika dan yang ke luar,” tegasnya.

Ia mengatakan pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk masa depan anak, sehingga baik orang tua maupun guru harus bekerjasama untuk mendidik anak-anak dengan baik karena mereka adalah masa depan bangsa.

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SMK Provinsi Papua, Yulianus Kuayo, SH mengatakan perbedaan SMA dan SMK itu sangat terlihat jelas, dimana SMA lebih cenderung fokus kepada teori, sedangkan SMK lebih kepada praktek karena SMK dipersiapkan untuk siap kerja, sehingga sangat banggalah siswa SMK yang memiliki kesempatan belajar langsung di instansi yang sesuai dengan jurusannya.

Namun lulusan SMK tidak berarti tidak bisa melanjutkan pendidikan pada tingkat perguruan tinggi seperti lulusan SMA. Lulusan SMK juga bisa dengan mengambil jurusan yang sesuai dengan jurusannya di SMK agar pengetahuannya lebih meningkat lagi.

“Itu lebih bagus lagi kalau mau lanjut karena akan lebih bertambah lagi pengetahuannya, kalau TKJ nanti ambij jurusan teknik komputer itu bagus, bisa kembali nanti ke sekolah ini untuk menjadi guru TKJ juga,” katanya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar