Ada Warna Ungu di Mulut Lina, Mantan Istri Sule

Bagikan Bagikan
Rizky Febian saat menyaksikan proses pemakaman ibunya yang dipindahkan ke TPU Nagrog, Kota Bandung.. (Foto-Antara)

SAPA (BANDUNG) - Kuasa hukum Rizky Febian, Bahyuni Zaili menjelaskan dalam keterangan kepada kepolisian, Rizky melihat ada warna ungu yang diduga sebagai lebam di sekitar mulut mendiang Lina Jubaidah.

"Kalau dilihat (dari keterangan Rizky) di bibirnya tuh ada kaya warna ungu ya dari sini (menunjukan mulut ke dagu)," kata Bahyuni di lokasi pembongkaran makam lina untuk autopsi, Jalan Sekelimus Utara, Kota Bandung, Kamis (9/1).

Namun, menurutnya putra pertama pernikahan Lina dengan komedian Sule yang akrab disapa Iky itu hanya melihat lebam di sekitar mulut. Sedangkan bagian lainnya, kata dia, telah dibungkus oleh kain kafan sehingga Iky tidak memberikan keterangan lain.

"Kan itu sudah terbungkus (kain kafan), Iky tidak melihat (lebam) yang lain," ucap Bahyuni.

Maka dari itu, menurutnya Iky berkesimpulan bahwa ada kejanggalan dalam kematian Lina. Kemudian pihak Iky melayangkan laporan dugaan kejanggalan tersebut ke Polrestabes Bandung pada Senin (6/1).

"Kita itu gak tahu karena apa ya (lebam), makanya kita minta bantuan kepolisian, kemudian dilakukan autopsi," ujar dia.

Namun ia memastikan, baik dalam laporan tersebut maupun hingga proses autopsi selesai, pihaknya tidak menuduh siapapun sebagai penyebab adanya kejanggalan tersebut.

"Dan yang paling penting kita belum menuduh siapa pun, biar ada kejelasan dan biar keluarga enak," katanya.

Selebihnya, kata dia, pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut kepastian penyebab kematian Lina.

Sementara itu, Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Robert Tanjung mengatakan hasil dari proses autopsi itu bisa diketahui paling lama dalam dua pekan.

Menurutnya sampel autopsi akan dibawa oleh pihaknya untuk dianalisis di Puslabfor Polri. Dia tidak menjelaskan secara rinci apakah terdapat kejanggalan pada tubuh Lina usai autopsi.

"Nanti setelah hasil itu ada kita serahkan ke penyidik, nanti penyidiklah yang akan memutuskan," tutur Robert.  (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment