Aktivitas Masyarakat dan Karyawan Di Tembagapura Berjalan Normal

Bagikan Bagikan
Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto menyambangi masyarakat (Foto : Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto mengatakan bahwa situasi di wilayah hukumnya  berlangsung kondusif dan normal. Dimana, kegiatan masyarakat disana berjalan seperti biasanya.

“Situasi saat ini normal. Meski beberapa hari lalu ada penembakan terhadap bus karyawan Freeport.  Sudah kondusif. Semua kegiatan berjalan biasa, seperti masyarakat maupun karyawan yang menuju ke Tembagapura atau kembali ke Timika,” ujarnya kepada Salam Papua melalui pesan singkat, Rabu (15/1/2020).

Diketahui, penyerangan pos Satgas Aman Nusa Brimob Polda NTT di Kampung Banti 1 Distrik Tembagapura pada pergantian tahun 2020 sekitar pukul 24.00 WIT hingga 01.00 WIT,  Selasa (1/1/2020) dini hari oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kelompok Kali Kopi. 

Tak hanya itu, aksi teror penembakan juga terjadi terhadap dua bus karyawan PT Frerport Indonesia di area Mile 53-54 Distrik Tembagapura pada Senin (13/1/2020) sekitar 08.20 WIT. Beruntung tak ada korban dalam kejadi tersebut.

Kapolres Mimika AKBP I G. G Era Adhinata mengatakan, pihaknya terus berkoodinasi dengan PT Freeport Indonesia dalam peningkatan standar operasional prosedur (SOP) untuk menghindari adanya korbanjiwa akibat penembakan.

Dimana, PTFI  diminta agar mewajibkan seluruh kendaraan yang melintas di ruas jalan poros tambang penghubung Timika ke Tembagapura menggunakan mobil armor atau antipeluru.

“Kita koordinasi dengan Freeport untuk meningkatkan SOP seperti penggunaan mobil armor, yang akan mengamankan masyarakat atau aparat. Karena kejadian yang lalu-lalu, bis tidak menggunakan armor sehingga banyak korban jiwa,” kata Kapolres saat ditemui di terminal Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (14/1/2020) kemarin. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar