Cekcok Gara-Gara Rumah Disebut 'Gubuk', Seorang Pemuda Aniaya Temannya, Berujung Maut

Bagikan Bagikan
Jenazah korban penganiayaan dievakuasi di RSUD Mimika (Foto: Istimewa)

SAPA (TIMIKA) -  Seorang pemuda berinisial PW (28) tewas dianiaya oleh FR yang merupakan temannya sendiri, di bilangan SP1. Selasa (7/1/2020). Pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut.

Kapolsek Mimima Baru (Miru) Kompol Sarajju melalui Kanit Reskrim Polres Mimika Iptu Andi Suhidin mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban bersama pelaku terlibat cekcok karena korban tersinggung disebut memiliki tempat tinggal seperti 'gubuk'.

"Iya. Kita sudah melakukan olah TKP. Korbannya pun dibawa ke RSUD hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Sementara pelaku sedang kita kejar. Infonya, mereka mabuk sama-sama," ujarnya saat dikonfirmasi Salam Papua. 

Dijelaskannya, lantaran tidak menerima perkataan pelaku, korban kemudian mengambil senjata tajam berupa parang di rumahnya dan mengejar pelaku. Tapi pelaku mengambil kayu balok dan tombak dan mendatangi korban.

"Sempat bertengkar mulut. Korban lalu melarikan diri ke rumah saudaranya Sammy Sangari untuk mengamankan diri. Namun, saat sudah masuk ke dalam rumah itu, pelaku mendobrak pintu dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan balok itu berkali-kali pada bagian kepala dan wajah korban dan mengakibatkan korban mengeluarkan darah dari bagian wajah," imbuhnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar