Delapan Kepsek SMA/SMK dan SLB Di Mimika Dirolling

Bagikan Bagikan
Penandatanganan SK Sertijab Kepala Sekolah. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) -  Sebanyak Delapan Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA/SMK dan SLB di Mimika dirolling.

Rolling jabatan tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) yang dilaksanakan di aula Sentra Pendidikan, Senin (13/1/2020).

Kegiatan serah terima Kepsek tersebut bukan hanya dilaksanakan di Kabupaten Mimika, namun dilakukan diseluruh kabupaten yang ada di Provinsi Papua.

Sertijab Kepala Sekolah ini, berdasarkan Keputusan Gubernur Papua pada SK 821.2-1460 tentang pengangkatan sebagai kepala sekolah Gubernur Papua sebagaimana yang tertera dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang penguasaan guru sebagai kepala sekolah untuk kepentingan dinas dipandang perlu.

Kepsek yang dirolling adalah Kepala SMA Negeri 1, Soro Bataosau bergantian dengan Kepsek SMA Negeri 2, Matheus Mamo.

Kemudian, Kepsek SMA Negeri 4, Aris Siada bertukaran dengan Kepsek SMA Negeri 3, Oktovianus Faroka.

Sementara Kepsek SMK Penerbangan, Slamet pindah ke SMK Negeri 2. kemudian Kepsek SMK Penerbangan digantikan Kepsek baru yakni Mina Pasaribu.

Kepsek SMK Negeri 2, Rosmaida Megawati pindah ke SMK Negeri 5.

Kemudia Kepsek SLB Negeri Mimika, Irwanto Pairunan bertukaran dengan Kepsek SLB Negeri Jayapura, Sunardin. 

Kepala Bidang Pembinaan SMK Provinsi Papua, Yulianus Kuayo, SH mengatakan Gubernur Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan Provinsi memutuskan dilaksanakan sertijab kepsek SMA/SMK dan SLB duntuk memastikan legalitas semua Kepala Sekolah.

“Ini tidak ada isitilah tidak ada prosedur baku yang kami laksanakan, oleh karena itu kami mohon maaf kepada para kepala sekolah atas semua kekurangan kami. Dengan pelantikan ini, kami yakin bahwa yang sebelumnya tidak jelas statusnya kini sudah jelas, jadi mau tandatangan sudah tidak ragu-ragu lagi,” katanya.

Ia meminta agar semua kepsek yang ada bisa menjalankan tugasnya dengan baik, tidak memikirkan jarak tempuh perjalanan dari rumah ke sekolah baru tetapi yang harus dipikirkan adalah bagaimana supaya KBM di sekolah bisa berjalan baik.

Menjadi seorang kepala sekolah atau guru adalah tugas yang paling mulia, sehingga kita yang memiliki kesempatan tersebut harus benar-benar menjalankannya dengan baik agar anak-anak bangsa yang kita didik bisa menjadi anak yang berprestasi.

"Enam bulan kedepan semua kepala sekolah akan kembali dievaluasi untuk melihat perkembangan kinerja dan kedisiplinan karena kepsek juga harus disiplin untuk menjadi contoh bagi semua guru," tururnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment