Direktur : Kondisi Petugas PDAM Yang Dianiaya Warga di Angkasa Berangsur Membaik

Bagikan Bagikan
Lazarus Romsunbre, petugas PDAM Jayapura yang dianiaya warga saat hendak bertugas berangsur membaik, nampak didampingi Direktur PDAM Jayapura Entis Sutisna. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - Direktur PDAM Jayapura Entis Sutisna mengaku, kondisi Lazarus Romsumbre (30) petugas PDAM yang dianiaya warga di Angkasa saat hendak mengalirkan air untuk pelanggan PDAM di wilayah tersebut saat ini berangsur membaik.

Kondisi petugas kami yang dirawat di RSUD Dok 2 berangsur membaik setelah menjalani perawatan sejak dipukul Selasa dini hari (7/1).

Dengan terus membaik kemungkinan yang bersangkutan bisa segera meninggalkan rumah sakit, kata Entis kepada Antara di Jayapura, Minggu.

Dikatakan, insiden yang dialami petugasnya itu berawal saat Lazarus hendak melaksanakan tugas membuka kran untuk menjalankan air bagi pelanggan di kawasan Angkasa.

Namun saat menuju lokasi korban dicegat pelaku yang dalam kondisi mabuk dan meminta rokok, kata Entis seraya menambahkan, korban sempat memberikan rokok tetapi tiba-tiba ada yang memukul dari belakang.

Seusai memukul korban, para pelaku kemudian melarikan diri sedangkan korban berupaya menghubungi keluarga dan memberitahukan insiden yang dialaminya.

Korban menduga pelaku lebih dari satu orang, kata Entis Sutisna.

Kapolsek Jayapura Utara Iptu Hendry Bawiling secara terpisah mengaku JCM (24) pelaku penganiayaan petugas PDAM Jayapura sudah ditangkap Jumat (10/1) di kawasan Kotaraja.

Dari hasil pemeriksaan terungkap aksi yang dilakukan tersangka dalam keadaan terpengaruh minuman keras (miras) dan akan dikenakan pasal 351 Ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara, kata Iptu Handry Bawiling. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment