Kemendikbud: Pramuka Adalah Wadah Pembinaan Karakter

Bagikan Bagikan
Ilustrasi - Anggota Pramuka dan TNI menanam bibit pohon bakau dalam rangkaian peringatan HUT ke-74 TNI di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. (Foto-Antara)

SAPA (JAKARTA) - Pelaksana tugas Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Ade Erlangga Masdiana mengatakan Pramuka merupakan wadah pembinaan karakter peserta didik begitu juga konten atau muatannya.

"Tentunya konten atau muatan pembinaan karakter yang memotivasi, mencerahkan, memberdayakan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Ade di Jakarta, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Ade terkait kasus yel-yel Pramuka bernada suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang viral di SDN Timuran, Yogyakara, pada kegiatan kursus mahir lanjutan yang diikuti pembina pramuka dari berbagai daerah.Para pembina diminta untuk praktik mengajar, salah satunya mengenai yel-yel. Saat praktik mengajar tersebut, seorang pembina secara spontan mengeluarkan yel-yel bernada SARA yakni "Islam Islam, yes, Kafir Kafir no".

Ade berharap ke depan kejadian seperti itu tidak terulang kembali dan semua pihak menahan diri untuk tidak melontarkan kalimat atau tindakan bernada SARA.

Ketua Kwartir Cabang Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengakui SD Negeri Timuran Yogyakarta memang menjadi tempat praktik peserta kursus mahir lanjutan.

Heroe mengaku belum mengetahui secara mendetail tentang motif pembina itu mengajarkan yel bernuansa SARA. Pihaknya akan memanggil pembina itu untuk dimintai keterangan lebih lanjut tentang tindakannya saat itu.(Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment