KKB Pimpinan Jhoni Botak Diduga Pelaku Penembakan Bus Karyawan Freeport di Areal Mile 53-54

Bagikan Bagikan
 Mimika AKBP I G. G  Era Adhinata 

SAPA (TIMIKA) - Kapolres Mimika AKBP I G. G  Era Adhinata mengungkapkan bahwa pelaku penembakan dua bus karyawan PT Freeport Indonesia di area Mile 53-54 Distrik Tembagapura pada Senin (13/1/2020) kemarin adalah Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Jhoni Botak.

Hal tersebut dipastikan setelah pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan  menemukan enam proyektil di bus sesuai dengan enam selongsong di TKP dari tower. Selain itu, terdapat 13 selongsong ket (peluru karet)  yang ditinggalkan lantaran tidak sesuai dengan senjatanya.

"Mereka kelompok Kali Kopi. Arah larinya juga sudah kita ketahui. Sistem yang dipakai hit and run (tembak lari-red). Setelah melakukan penembakan langsung pergi," kata Kapolres saat ditemui di terminal Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (14/1/2020).

Pria yang kerap disapa Era Adhinata itu mengatakan bahwa aksi teror penembakan yang dilakukan KKB di wilayah tersebut untuk menunjukkan eksistensi keberadaannya. 

"Mereka ingin menunjukkan bahwa keberadaan mereka itu masih ada. Kita akan koordinasi dengan Freeport dan Satgas untuk mempertebal parimeter yang ada," kata Kapolres.

Diketahui,  bus karyawan PT. Freeport Indonesia yang ditembaki dikendarai oleh Yuni Chandra Suwenda dan Ansar Dolo. Tampak bekas peluru di bodi bus yang ditumpangi karyawan Freeport.

Aksi teror penembakan yang dilakukan oleh OTK di Jalan tambang PT Freeport Indonesia areal Mile 53-54 terjadi sekitar pukul 08.20 WIT.

Informasi yang dihimpun,  penembakan sebanyak tiga kali terhadap dua bus,  mengenai bodi kendaraan pengangkut karyawan, masing-masing bernomor lambung 140487 dan 140419 dari arah bawah tower mile 53 mengenai kaca mobil sebelah kiri. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. izin share ya admin :)
    segera bergabung bersama kami, dan raih berbagai macam promonya,
    langsung saja cek di https://bit.ly/2seQ1PE

    ReplyDelete