Mulai Tahun Ini, Proses Cerai Bisa Gunakan Elektronik, Sidang Bisa di Rumah

Bagikan Bagikan
Pelayanan di Kantor Pengadilan Agama Timika

SAPA (TIMIKA) - Mulai tahun 2020, proses cerai maupun beberapa perkara lainnya yang diurus di Pengadilan Agama (PA) bisa dilakukan secara mudah yakni secara elektronik, bahkan proses sidang pun bisa dilakukan di rumah.

"Sekarang ini seluruh Indonesia persidangan bisa pakai elektronik jadi nanti yang daftar cerai itu dia datang ke pengadilan kemudian, buat akun dan untuk pendaftaran nanti akan menggunakan akunnya yang sudah didaftar dan diterima oleh kami," jelas Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Mimika, Supian Daelani, S.Ag, M.H. saat diwawancarai oleh awak media, Selasa (7/1/2020).

Selanjutnya, kata Supian persidangan juga nanti dilakukan menggunakan e-mail, jadi mulai dari buat gugatan kemudian dikirim ke pengadilan hingga persidangan bisa dilakukan di rumah.

"Kecuali nanti pembuktian, semuanya harus hadir di persidangan," jelasnya.

Supian mengatakan program tersebut adalah Program dari Pengadilan Agama Negara dengan sistem penerapan E-litigasi.

"Sistemnya e-litigasi jadi semuanya harus melalui elektronik , kemudian kelebihannya juga jika saat pembuktian ada saksinya namun di luar daerah, itu ada namanya audiovisual, kemudian dihadirkan di ruangan sidang, ditanya disitu bisa mempermudahkan proses," ujarnya.

Semua oroses kata Supian akan dibantu dan diarahkan oleh pihak Pengadilan Agama mulai dari datang mendaftar akun hingga pada persidangan.

"Sekarang semua sudah serba canggih, dan kami yakin seluruh warga Timika sudah pegang android sehingga bisa akses melalui email, masyarakat juga sudah paham mengenai elektronik," katanya.

Hal ini kata Supian mengiringi kemajuan teknologi, segala sesuatu kini sudah bisa dilakukan secara elektronik.

Termasuk pelayanan publik, yang salah satunya pengajuan gugatan ke Pengadilan Agama, semua prosesnya kini bisa dilakukan secara daring atau online.

"Pelayanan pengajuan gugatan secara online dimaksudkan untuk mempermudah dan mempersingkat proses hukum, bukan untuk mempermudah perkaranya," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar