Nilai Appraisal Lebih Besar Dari Alokasi, Pemkab Mimika Tunda Bebaskan Lahan Buka Jalan Tembusan Petrosea- Bandara

Bagikan Bagikan

Nicholaas Kuahaty. (Foto: SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika berencana membuka jalan baru yang menghubungkan Bundaran Petrosea Jalan Cendrawasih dan Jalan Heatubun menuju Bandara Mozes Kilangin sisi selatan.

Namun lahan tersebut harus dibebaskan oleh Pemkab Mimika, lantaran lahan masih milik masyarakat. 

Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika, Nicholaas Kuahaty kepada awak media pada Rabu (15/1/2020) mengatakan untuk pembebasan lahan tersebut belum bisa dilakukan, lantaran nilai pada alokasi berbeda dengan nilai appraisal.

“Yang direncanakan dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika tahun 2020, dengan hasil hitungan appraisal ada perbedaan nilai, sehingga kami harus tunda pembayarannya, sebab kami tidak mungkin membayar yang tidak sama dengan appraisal, dan appraisal lebih besar dari pada alokasi,” ungkapnya. 

“Nilai yang disediakan belum mencukupi, namun dalam waktu dekat kita akan memastikan untuk pembayarannya jika bisa maka kita akan lakukan dan jika tidak bisa maka kita akan dorong itu pada APBD Perubahan mendatang,” tutur Kuahaty. 

Dikatakan, alokasi yang ditetapkan untuk pembebasan lahan tersebut hanya Rp. 3 Milyar sedangkan dalam hitungan appraisal lebih dari Rp. 3 Milyar.

Namun kata Nicholaas, jalan baru yang menghubungkan Bundaran Petrosea dan Bandara, tetap akan dilakukan pada tahun ini juga, karena jalan tersebut termasuk dalam bagian pekerjan prioritas. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Selamat siang untuk semua, nama saya Steven Nesty Binti, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini sehingga semua pencari pinjaman akan berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet

    Setelah beberapa waktu mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman online tetapi saya ditipu dan kehilangan Rp10,7 juta, untuk seorang pria di Afrika.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan teman saya Ny. Tieka Melawati (tiemelaw@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya kepada Ny. Deborah, Manajer AVANT Loan Firm, jadi teman saya meminta saya untuk memproses pinjaman saya dengan Nyonya Deborah. Jadi saya menghubungi Ny. Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) dan juga di WhatsApp: +6281334785906

    Saya mengajukan pinjaman sebesar IDR 380 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman itu disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk transfer pinjaman, Saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam, uang pinjaman saya dimasukkan ke dalam rekening bank saya.

    Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan IDR380 juta. Saya sangat senang bahwa akhirnya Tuhan telah menjawab doa saya dan dia telah memberi saya keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati Ny. Deborah untuk memberikan kehidupan yang adil bagi saya, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Ny. Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) atau melalui WhatsApp: +6281334785906 untuk pinjaman Anda

    Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nestybintisteven@gmail.com) Salam

    ReplyDelete