Orang Yang Berhasil, Orang Yang Bisa Memadukan Pengetahuan, Sikap dan Hati

Bagikan Bagikan
Suasana Misa Perayaan syukur Tahun baru Keluarga Besar SMAN 1 Mimika . (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Orang yang berhasil adalah orang yang bisa memadukan pengetahuan (knowledge), sikap (attitude) dan hati (heart).

Hal tersebut disampaikan oleh Pastor Edoardus,SCJ dalam misa perayaan syukur tahun baru  keluarga besar SMAN 1 Mimika, pada Sabtu (11/1/2020).

Natal dilaksanakan dengan Tema Natal Nasional adalah Jadilah sahabat untuk semua orang, dan sub tema adalah Menjadi Terang Bagi Semua Orang di Dalam Keberagaman

Dalam Kotbahnya, Pastor Edoardus mengatakan ada tiga hal yang harus ditanamkan baik untuk para siswa siswi maupun kepada guru - guru SMAN 1 Mimika.

 Yang pertama adalah 'Put God Firts' atau Pertama - tama, letakanlah Tuhan di dalam dirimu.

"Itu yang harus ada di dalam diri kita baik sebagai siswa maupun guru karena kita orang beriman," ujarnya.

Karena, kalau Tuhan dilupakan pasti banyak hal yang membuat kita berjalan dalam kegelapan.

"Tuhanlah cahaya terang hidupmu, maka kalau Tuhan itu menerangi dan kita selalu meletakan Tuhan pertama dalam hidup kita maka  karakter hidup rohani kita akan terjamin, karena kita berharga di mata Tuhan apapun rupa kita dan kita semua spesial di hadapan Tuhan," katanya.


Lanjutnya, karena Tuhan itu sungguh-sungguh menjadikan hidupmu berharga di mata Tuhan.

"Kalau dasar ini kuat dan kokoh maka proses belajar mengajar akan dilakukan dengan baik," kata Pastor Edoardus.

Kemudian yang kedua adalah sisi manusia, menjadi manusia yang segambar dengan Allah berarti harus senantiasa ada sukacita dan kebahagiaan.

Contoh sukacita ada didalam diri kita adalah saling bertegur sapa, misalnya guru menyapa murid dengan penuh senyuman begitupun sebaliknya.

"Jika suka cita itu ada maka siapapun itu baik siswa maupun guru akan selalu memiliki kerinduan untuk datang ke sekolah, karena bukan pengetahuan saja yang dibutuhkan namun attitude atau sikap dan hati kita harus menunjukkan kita serupa dan segambar dengan Allah yakni memulai dengan hal sederhana yaitu menyebarkan sukacita dan kegembiraan," ujarnya.

Kemudian yang ketiga adalah sisi hidup Kebersamaan dari segi rohani, pribadi, pengetahuan, dan kebersamaan.

Pastor Edoardus menekankan Kalau sebagai orang yang sungguh - sungguh berbahagia adalah orang yang mudah untuk berbagi. 

"Ingat, jangan pelit untuk berbagi. Berbagi bisa berupa pengetahuan, dimana kalau kita memiliki pengetahuan atau ilmu pelajaran yang baik, jangan pelit untuk berbagi, berbagi dalam hal kebersamaan, belajar bersama didalam kelompok sehingga semuanya akan menjadi ringan," katanya.

Pastor Edoardus mengatakan hal tersebut juga berlaku untuk guru - guru harus selalu bekerja sama dalam memajukan sekolah serta mendidik anak - anak. 

"Kalau guru bekerja untuk dirinya sendiri bukan untuk sekolah ini maka akan kehilangan orientasi. Mari tanamkan sikap bekerjasama dan terus sadar bahwa kita berharga di mata Tuhan sehingga jadikanlah keberagaman menjadi satu, satu ciptaan Tuhan," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment