Pemerintah Pusat Setujui Pembangunan KEK Pariwisata Likupang

Bagikan Bagikan
Presiden Joko Widodo (kedua kanan/kemeja putih) dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey (ujung kanan/kemeja putih) bersama dengan pejabat terkait mengunjungi KEK Likupang pada beberapa waktu lalu. (Foto-Antara)

SAPA (MANADO) - Pemerintah pusat merestui pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Likupang, di Kabupaten Minahasa Utara, kata Kadis Pariwisata Sulut Henry Kaitjily.

"Presiden Joko Widodo telah menyetujui penetapan KEK Likupang melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 84 Tahun 2019," kata Kaitjily, di Manado, Sabtu.

Peraturan Pemerintah tersebut secara resmi diserahkan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono.

Saat menyerahkan peraturan pemerintah tersebut, Susiwijono mengatakan, pengembangan KEK bertujuan meningkatkan investasi.

Selain itu, menciptakan lapangan pekerjaan dan membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui pengembangan industri dan jasa pariwisata bertaraf internasional.

Susiwijono juga menambahkan, dalam pengembangan KEK yang berdaya saing, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, di antaranya pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar KEK tersebut berada.

Dukungan tersebut harus terencana, terintegrasi, dan dilaksanakan secara berkesinambungan.

"Pemerintah daerah sebagai penerima manfaat terbesar dalam pengembangan KEK diharapkan memiliki komitmen kuat mendukung pengembangan dengan memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan untuk berinvestasi di kawasan," sebutnya.

Beberapa kemudahan berinvestasi di antaranya menerbitkan peraturan daerah terkait pengurangan pajak dan retribusi daerah, penyederhanaan perizinan berusaha di KEK atau tentang penataan wilayah (RDTR) di sekitar KEK supaya pembangunannya serasi dan terpadu dengan wilayah sekitarnya, serta mencegah urban sprawl, jelas dia.

Dalam KEK Likupang akan dikembangkan resort, akomodasi, entertainment dan MICE, sementara di luar kawasan akan dikembangkan pula "Wallace Conservation Center" dan "Yacht Marina".

Diperkirakan tenaga kerja yang akan terserap manakala kawasan tersebut beroperasi ditargetkan sebanyak 65.300 orang.

KEK Likupang rencananya dikembangkan dalam tiga tahap, tahap pertama akan dibangun kira-kira 92,89 hektare pada kurun waktu tiga tahun yaitu 2020 hingga 2023.

Di pembangunan tahap pertama terdapat resor area komersial, danau, cultural village, dan ruang terbuka hijau, total target investasi sebesar Rp164 miliar untuk pembangunan kawasan KEK Likupang di tiga tahun pertama dengan target investasi pelaku usaha sebesar Rp750 miliar.(Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar