Pemkab Diminta Fasilitasi Pengembangan UKM Mama OAP Saat PON, Pesparawi Dan Sidang Sinode Kingmi

Bagikan Bagikan
Iwan Anwar (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Pemkab Mimika diminta memfasilitasi pengembangan UKM khusus mama-mama orang asli Papua (OAP) pada pelaksanaan PON XX, Pesparawi dan Sidang Sinode Kingmi se-Papua.

Ketua sementara DPRD Mimika, Iwan Anwar mengatakan, tiga agenda besar tersebut merupakan momen untuk mengangkat produksivitas UKM khususnya yang berkaitan dengan kearifan lokal Mimika seperti noken, ukiran dan karya lainnya dari masyarakat asli Amungme dan Kamoro, sehingga bisa mengangkat nilai budaya, tradisi kita ke tingkat nasional. 

"Makanya diharapkan mulai saat ini mama-mama pelaku UKM itu harus sudah siap. Kalau bisa Pemkab juga harus siapkan pusat seni di tempat tertentu supaya tamu-tamu yang datang bisa langsung fokus untuk membeli oleh-oleh," kata Iwan, Selasa (14/1/2020).

Dijelaskan, DPRD mendukung penuh upaya Pemkab dalam membangun sarana dan prasarana untuk memberikan keamanan serta kenyamanan seluruh tamu pada pelaksanaan tiga agenda tersebut. Dengan demikian, diharapkan semua pihak yang dipercayai dalam pelaksanaan tiga agenda itu, harus menjalakannya dengan penuh tanggung jawab. Sebab, jika gagal maka akan mempengaruhi nama baik Mimika.

"Tiga agenda itu membutuhkan tenaga dan pemikiran ekstra," jelasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar