Penggantian Kwh Meteran Glomet Sudah Capai 95 Persen

Bagikan Bagikan
Manager PLN UP3 Timika, Hotman Ambarita. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Penggantian Kwh meteran merk glomet sampai saat ini masih terus dilakukan PLN UP3 Timika dan sudah mencapai 95 persen dari sekitar 2000 meteran glomet yang tersebar di wilayah kerja PLN UP3 Timika termasuk Asmat.

Manager PLN UP3 Timika, Hotman Ambarita yang ditemui di ruang kerjanya,  Rabu (15/1/2020) menjelaskan pencapaian 95 persen tersebut tidak mudah karena banyak masyarakat yang sudah terlanjur nyaman dengan meteran tersebut.

Meteran glomet dianggap sudah sangat merugikan pihak PLN karena sering bermasalah pada Kwhnya yang tidak sesuai dengan jumlah pengisian token dimana ketika orang membeli pulsa token listrik harga Rp 100 ribu maka penggunaannya bisa mencapai 1-2 bulan dan bahkan tidak habis-habis. Hal ini yang membuat PT PLN (Persero) memerintahkan untuk mengganti Kwh meteran tersebut.

“Masih ada 5 persen yah, itu sekitar 300 lagi tapi semakin sedikit semakin sulit juga kita mengecek. Tapi tahun ini akan tetap kita tuntaskan karena semua sudah diketahui disistem kita. Ada yang hanya isi pulsa 1 kali sejak dipasang dan sampai saat ini belum isi lagi karena Kwhnya tidak berkurang dan ini yang banyak kita temukan,” katanya.

Penggantian tersebut kata Hotman memiliki alasan yang kuat, sehingga ia mengajak semua masyarakat yang Kwh meterannya masih sering bermasalah untuk melapor ke PLN agar petugas bisa langsung menggantinya karena penggantiannya tidak dipungut biaya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment