PLN Papua Resmi Operasikan Tiga Mesin Pembangkit Tenaga Mesin Gas

Bagikan Bagikan
Mesin PLTMG di Biak. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA) - PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua resmi mengoperasikan tiga pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) di berbagai lokasi guna peningkatan keandalan sistem kelistrikan dan kado awal tahun untuk masyarakat di Bumi Cenderawasih.

General Manager PLN UIP Papua Reisal Rimtahi Hasoloan di Jayapura, Kamis, mengatakan tiga PLTMG itu sudah meraih Sertifikat Laik Operasi (SLO).

"Proyek tersebut antara lain PLTMG Jayapura Peaker 40 Mega Watt (MW) yang sudah mendapatkan SLO untuk kelima mesinnya, selanjutnya, PLTMG Biak 15 MW yang memperoleh SLO untuk satu dari dua mesinnya dengan kapasitas 8,5 MW dan PLTMG Merauke 20 MW juga telah mendapatkan SLO untuk kedua mesinnya," katanya.

Menurut Reisal, SLO yang merupakan penanda resmi beroperasinya ketiga PLTMG ini diperoleh oleh PLN UIP Papua pada akhir Desember 2019.

"Kami berharap beroperasinya PLTMG ini dapat meningkatkan rasio elektrifikasi di Papua dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jayapura, Merauke, dan Biak, apalagi Papua sebagai tuan rumah PON XX 2020 tentunya membutuhkan pasokan listrik yang besar serta andal," ujarnya.

Dia menjelaskan pengerjaan konstruksi ketiga PLTMG tersebut memakan waktu selama dua tahun lebih.

PLTMG merupakan jenis pembangkit yang menggunakan bahan bakar dual fuel, yakni LNG (liquid natural gas) dan BBM (bahan bakar minyak) di mana adanya pembangkit itu merupakan upaya untuk mendukung pemerataan akses listrik khususnya di wilayah Indonesia Timur.

"Proyek ini merupakan bagian dari program 35.000 MW yang dicanangkan oleh pemerintah beberapa tahun lalu dan sampai kini telah berjalan sesuai dengan rencana," katanya lagi.

Dia menambahkan rasio elektrifikasi secara nasional juga semakin meningkat bahkan jauh melampaui target. Dari target nasional sebesar 97,5 persen, PLN telah berhasil mencapai rasio sebesar 98,83 persen hingga Juni 2019.(Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar