Polisi Kejar Pelaku Penembakan Bus Karyawan PT Freeport di Area Mile 53-54

Bagikan Bagikan
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpaue menyusuri lokasi penembakan bus karyawan PTFI oleh OTK (Foto: Humas Polres Mimika)

SAPA (TIMIKA) – Polisi terus melakukan pengejaran pelaku penembakan dua bus karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) di area Mile 53-54 Distrik Tembagapura pada Senin (13/1/2020) sekitar pukul 08.20 WIT.

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan bahwa pihaknya sedang menelusuri modus dan jenis senjata yang digunakan oleh Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga melakukan aksi teror tersebut.

“Sampai saat ini kami belum mengetahui. Kami masih melihat kembali satu modus dan juga dugaan senpi (senjata api –red) yang digunakan. Nanti akan ketahuan dari kelompok mana, terutama di jalur kali kabur,”  kata Kapolda usai meninjau TKP. 

Pasalnya, di area tersebut, ditenggarai terdapat beberapa KKB kelompok dari Jhony Botak, Germanus dan Hengky Wamang yang melintasi wilayah mulai dari lingkaran Tembagapura sampai di sekitar area Mile 50-an.

“Kita harus evaluasi bersama tentang bagaimana parometer – parometer yang harus kita koordinasikan dengan teman – teman dari PT Freeport agar betul-betul bisa menjaga dan melindungi karyawan tersebut termasuk anggota kita yang melakukan pengamanan,” jelas Kapolda.

Diketahui, aksi penembakan di Distrik Tembagapura mulai terjadi sejak awal pergantian tahun baru 2020. Yakni penyerangan Pos Satgas Aman Nusa Brimob Polda NTT di Kampung Banti 1, Distrik Tembagapura pada pergantian tahun, Rabu (1/1/2020) dini hari, oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga berasal dari Kelompok Kali Kopi yang berlangsung sekitar selama satu jam.

Selanjutnya, penyerangan anggota Brimob kembali terjadi terhadap Bharatu Luki Dharmadi BKO Satgas Aman Nusa Polda Maluku di Kabupaten Nduga pada Sabtu (11/1/2020).  (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment