Realisasi Penyerapan APBN 2019 Sudah Hampir Rampung

Bagikan Bagikan
Seksi Perbankan KPPN Timika, Budi Susilo. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) -  Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 sudah hampir rampung.

Dimana hingga tanggal 12 Januari 2020 lalu, penyerapannya sudah berada pada posisi 91 persen, namun data tersebut masih terus bergerak.

Seksi Perbankan KPPN Timika, Budi Susilo, Kamis (16/1/2020) menjelaskan KPPN Timika sampai saat ini masih menunggu revisi dari Direktorat Jendral Anggran Kementerian Keuangan (DJA-Kemenkeu) yang masih melakukan revisi pada beberapa kementerian, sehingga revisi yang seharusnya terakhir dilakukan tanggal 31 Desember harus diperpanjang.

“Kita terkendala disitu, awalnya akhir tahun 2019 tetapi revisi yang dilakukan saat ini adalah perioritas nasional jadi kita belum bisa lihat angka pastinya,” jelas Budi.

Sementara itu, untuk penyaluran Dana Desa (DD) tahun 2019 sudah 100 persen dan tersalur baik di Kabupaten Mimika.

Namun khusus untuk Kabupaten Puncak ada 3 bidang yang tidak tersalur pada tahap kedua yakni pertanian, kelautan perikanan dan penugasan pasar karena adanya perubahan teknis dari kementerian lembaga, sehingga pihak Kabupaten membayarnya melalui APBD Perubahan.

Sementara untuk bidang afirmasi tidak tersalur tahap ketiga karena pagu yang dianggarkan lebih kecil dari pagu yang dikontrakkan.

“Kalau untuk Kabupaten Mimika semuanya tersalur. DD untuk dua kabupaten ini tersalur semuanya, namun yang membedakan adalah Puncak sudah sesuai dengan aturan penyaluran dimana dana yang masuk di RKUD sesuai dalam aturan PMK 50 adalah tujuh hari kerja disalurkan ke desa sudah dilaksanakan Puncak, tetapi untuk Mimika lebih dari 7 hari,” tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Selamat siang untuk semua, nama saya Steven Nesty Binti, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini sehingga semua pencari pinjaman akan berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet

    Setelah beberapa waktu mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman online tetapi saya ditipu dan kehilangan Rp10,7 juta, untuk seorang pria di Afrika.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan teman saya Ny. Tieka Melawati (tiemelaw@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya kepada Ny. Deborah, Manajer AVANT Loan Firm, jadi teman saya meminta saya untuk memproses pinjaman saya dengan Nyonya Deborah. Jadi saya menghubungi Ny. Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) dan juga di WhatsApp: +6281334785906

    Saya mengajukan pinjaman sebesar IDR 380 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman itu disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk transfer pinjaman, Saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam, uang pinjaman saya dimasukkan ke dalam rekening bank saya.

    Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan IDR380 juta. Saya sangat senang bahwa akhirnya Tuhan telah menjawab doa saya dan dia telah memberi saya keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati Ny. Deborah untuk memberikan kehidupan yang adil bagi saya, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Ny. Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) atau melalui WhatsApp: +6281334785906 untuk pinjaman Anda

    Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nestybintisteven@gmail.com) Salam

    ReplyDelete