Satpol-PP Bongkar dan Bakar Lapak- Lapak di Pasar Lama.

Bagikan Bagikan
Lapak- Lapak Jualan di Areal Pasar Lama dan Juga Pos- Pos Rental Taxi Yang dibakar Satpol-PP, Rabu (15/1/2020) dini hari. (Doc: Satpol-PP)

SAPA (TIMIKA) -  Menindaklanjuti perintah Bupati Mimika, Satpol -PP kembali menertibkan sejumlah lapak di areal pasar lama jalan Bayangkara. Tidak hanya menertibkan Satpol-PP yang beraksi mulai jam 5:00 pagi langsung membakar lapak- lapak yang ada.

Pembongkaran sekaligus pembakaran lapak- lapak penjual di area pasar lama,  pada Rabu (15/1/2020) pagi hari itu itu dipimpin langsung Kepala Dinas Satpol-PP Mimika, Willem Naa dan melibatkan sekitar 200 personil Satpol-PP.

"Kita sudah pernah bongkar dan tertibkan para pedagang di areal ini dan bahkan kita sudah pindahkan pedagang yang lain ke Pasar Sentral, namun masih ada saja yang mau buka lapak baru di area itu, dan kita tidak berikan toleransi, kita langsung bongkar dan bakar di tempat, " kata Willem.

"Ini jalan umum bukan pasar, dan kita sudah sampaikan dan tertibkan namun ada saja yang masih kepala batu.
Lapak- Lapak jualan ini, baru kembali dibuka pada Desember kemarin, yah kita juga sadari hal itu mungkin kita kurang pengawasan, " tutur Willem.


Namun,  kata Willem, tidak untuk Januari ini, dan ke depannya pengawasan terhadap pasar lama akan  terus dijaga 24 jam, serta seputar Kota Timika akan terus diawasi.

"Kelemahan kami, kami tidak  bisa melakukan patroli karena  tidak ada mobil operasional (Patroli), jika ada mobil patroli kami pastikan keadaan Kota Timika kami akan kawal sebaik mungkin. Kami sudah pernah usulkan untuk pengadaan mobil namun sayang belum diakomodir," ujarnya.

Untuk pengawasan  agar pasar lama tidak kembali dijadikan sebagai tempat jualan, Kadis Satpol-PP katakan, akan ditempatkan personil Satpol-PP di lapangan, dan juga akan dibangun pos.

Ia tegaskan, pasar hanya satu yakni Pasar Sentral Jalan  Hasanuddin Irigasi, selain itu pemerintah akan bongkar semua.

"Pasar hanya satu, semua pasar pusatnya di Pasar Sentral, tidak ada lagi pasar Gorong-Gorong, pasar lama  pasar Damai, dan kita akan tertibkan semua, " tutur Willem. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar