Dapat Peringatan Keras Dari DKPP, Ketua KPU Mimika Harus Berikan Contoh Baik Bagi Jajarannya

Bagikan Bagikan
Lucky Mahakena. (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Setelah mendapatkan peringatan keras dari DKPP RI, Ketua KPU Mimika Indra Ebang Ola diminta agar harus memberikan contoh yang baik kepada jajarannya selaku penyelenggara Pemilu. 

Hal ini disampaikan oleh Pengamat Politik di Mimika, Lucky Mahakena. Menurut dia, peringatan ini sebagai bahan konsilidasi bagi Ketua KPU Mimika untuk mengingatkan kepada seluruh penyelenggara pemilu agar pelanggaran kode etik yang telah dilakukan di pemilu 2019, tidak terulang lagi di tahun berikutnya. 

"Menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu adalah kepercayaan masyarakat. Jadi patuh terhadap aturan, transparan dan profesional. Ini tidak boleh terjadi di pemilu atau pilkada ke depannya," tuturnya, Jumat (14/2/2020).

Sebelumnya tanggal 12 Pebruari lalu, DKPP RI memberi sanksi berupa peringatan keras kepada Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola lantaran terbukti meminta bantuan kepada peserta pemilu dari Partai PKB. 

Indra diketahui meminjam biaya pembelian tiket pesawat kepada calon anggota DPR RI saat dirinya telah memasuki tahapan seleksi (10) besar anggota KPU Mimika. Hal tersebut tidak dapat dibenarkan menurut hukum dan etika. 

Bahkan setelah dilantik, Indra terbukti meminta bantuan kembali kepada calon anggota DPR RI itu untuk membeli tiket dari Jakarta ke Timika tanggal 6 Pebruari 2019. 

Dalam surat putusan itu, dijelaskan, meskipun sudah terbiasa saling membantu, Indra seharusnya menghindari meminta bantuan kepada pesera pemilu karena memiliki potensi konflik kepentingam dengan pelaksanaan tugas dan wewenang sebagai penyelenggara pesta demokrasi. 

Selanjutnya, putusan sidang berlaku sejak diputuskan dan DKPP meminta KPU melaksanakan putusan paling lama 70 hari setelah diputuskan. Selanjutnya, diminta Bawaslu untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut. 

Lucky mengatakan bahwa keputusan DKPP itu masih ada kemungkinan adanya sanksi kepada penyelengara pemilu yang lain selain Indra dan Dedy. 

Karena itu, ia mengharapkan agar parpol yang lain juga harus menggugat. Sebab, jika mempunyai alat hukum yang kuat, maka itu akan diselesaikan oleh dewan kode etik di DKPP. 

"Masyarakat percaya sepenuhnya kepada dewan kode etik untuk melaksanakan fungsi hukum. Apapun putusan DKPP maka itu adalah konsekuensi menjadi penyelenggara negara," katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. bola165,co adalah situs Agen Resmi Judi Online Terpercaya dan Terlengkap saat ini di Indonesia
    Cukup hanya dengan satu user id saja sudah bisa bermain di semua game populer di antaranya :
    - Sportbook - Live Casino
    - Slot - IDN Live
    - Poker - Racing
    - Keno

    langsung saja cek di https://bit.ly/2QF60zN :)

    ReplyDelete