Kapolres Jayawijaya: Kita Maksimalkan Kebijakan Perekrutan Bintara Noken

Bagikan Bagikan
Anak-anak asli Papua di Jayawijaya yang mengikuti tes kesehatan pada perekrutan bintara Noken. (Foto-Antara)

SAPA (WAMENA) - Kapolres Jayawijaya, Provinsi Papua AKBP Dominggus Rumaropen mengajak semua pihak memaksimalkan kebijakan negara yang diberikan khusus kepada masyarakat asli Papua dalam hal perekrutan bintara Noken.

Kapolres Dominggus Rumaropen di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan kebijakan yang diberikan misalnya ukuran tinggi badan dari 170 lebih diturunkan menjadi 158 sentimeter.

"Kebijakan negara kepada kita di kawasan pegunungan, diberikan tinggi 158 sentimeter, sedangkan kawasan pantai 160 sentimeter, sehingga saya pikir kesempatan ini harus kita maksimalkan. Ini kesempatan yang baik sehingga semua pihak harus mendukung," katanya.

94 calon bintara Noken Jayawijaya yang sementara mengikuti tahapan tes kesehatan akan berangkat ke Jayapura untuk mengikuti tahap selanjutnya di Polda Papua.

"Perekrutan putra-putra lokal ini sudah tentu bukan saja kerja dari kepolisian, tetapi perlu dukungan dari pemerintah daerah untuk anak-anak kita ini ketika berada di Jayapura ada kemudahan-kemudahan akomodasi dan lain," katanya.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan sebagian dari calon bintara Noken berasal dari keluarga kurang mampu sehingga perlu mendapat dukungan selama berada di Jayapura.

"Terkadang kita putra daerah kalah bersaing. Kan orang tuanya di kampung, sementara terkait dengan cost, biaya maka-nya bagaimana, hidupnya bagaimana selama ikut seleksi di Jayapura sehingga perlu dukungan bersama," katanya.

Calon bintara Noken Jayawijaya tidak menyelesaikan semua tahapan seleksi di Jayawijaya sebab perekrutan khusus bagi anak-anak asli Papua ini dilakukan serentak dan semua peserta harus ke Jayapura. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment