Kepri Lolos Di 14 Cabang Olahraga PON XX Papua 2020

Bagikan Bagikan
Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Amri Chaniago. (Foto-Antara)

SAPA (NATUNA) - Atlet-atlet Provinsi Kepulauan Riau lolos di 14 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional XX di Provinsi Papua, yang akan berlangsung Oktober 2020.

"Alhamdulillah, kita lolos di 14 cabor, semoga bisa meningkatkan prestasi Kepri," kata Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Amri Chaniago, Jumat.

  Capaian masuk 14 cabang olahraga dalam PON itu merupakan hasil dari hasil pra-PON 2019 dan Pekan Olahraga Wilayah Sumatera ke-X di Bengkulu tahun lalu.

Sebanyak 14 cabang olahraga itu yakni layar, tinju, sepak takraw, biliar, catur, renang, aeromodelling, tarung derajat, wushu, muaythai, selam, menembak, pencak silat, dan futsal.

Dihubungi terpisah, salah satu kandidat Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS menyatakan optimistis prestasi Kepri bisa semakin melejit dengan persiapan yang matang.

Usep yang kini menjabat Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri itu pun menargetkan prestasi Kepri pada PON tahun ini meningkat dari sebelumnya, bila dirinya terpilih.

"Target kita terus naik peringkat. Tradisi KONI Kepri, setiap kali mengikuti PON terus naik peringkat. Di PON mendatang, kita juga targetkan naik peringkat dari sebelumnya PON ke XIX tahun 2016 lalu di Jawa Barat menempati peringkat ke-19, kita targetkan naik peringkat ke-15," kata dia.

Selain di 14 cabang olahraga yang telah lolos PON, menurut dia, Kepri masih memiliki 4 cabang unggulan lain, yaitu dansa sport, golf, woodball dan ski air, yang saat ini sedang diupayakan untuk dipertandingkan.

"Kita sudah punya modal, 18 cabor tersebut, diandalkan untuk dapat menyumbangkan medali untuk Kepri, dan saya optimis akan hal itu," kata Usep.

Bila terpilih, ia menyatakan akan langsung menginstruksikan pelaksanaan Pelatihan Provinsi (Pelatprov) di masing-masing cabang olahraga berupa training center (TC) berjalan hingga tiga bulan jelang keberangkatan, dilanjutkan dengan TC Penuh.

Selain itu, pihaknya akan menjadwalkan adanya try in maupun try out untuk masing-masing cabang olahraga tersebut.

"Bisa dalam negeri, bisa luar negeri (negara tetangga)," kata dia.

Jika program ini dijalankan, kata dia, maka perolehan medali bisa bertambah.

"Papua itu jauh. Jadi kita bertarung ke sana harus lebih siap. Kesiapan itu mesti dimulai dengan TC, try out hingga berangkat dengan penuh semangat agar membawa pulang hasil yang maksimal," kata dia.(Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment