Penutupan Rakersin Kingmi Ditandai Dengan Pelantikan 34 Vikaris dan Pendeta

Bagikan Bagikan
Suasana pelantikan 34 Vikaris dan Pendeta. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Rapat Kerja Sinode (Rakersin) Gereja Kemah Injili (Kingmi) di Tanah Papua,di Gedung Eme Neme Yauware resmi ditutup Jumat (28/2/2020).

Dalam acara penutupan Rakersin tersebut juga dilakukan pelantikan terhadap 34 pelayan Tuhan yang terdiri dari 13 evangelis yang dilantik menjadi vikaris dan  21 vikaris yang dilantik menjadi pendeta dan juga beberapa pelaksana tugas ketua klasis yang dilakukan langsung oleh Ketua Kingmi di Tanah Papua Pdt Dr Benny Giyai bersama dengan beberapa pendeta lainnya.

Ke 34 pelayan Tuhan yang dilantik ini kemudian ditempatkan dibeberapa klasis Kingmi di Tanah Papua untuk melanjutkan penginjilan dan pelayanan sebagaimana tugas seorang Pendeta yang dipanggil untuk menjadi berkat ditengah-tengah jemaat.

Ketua Kingmi di Tanah Papua Pdt Dr Benny Giyai berpesan kepada para vikaris dan pendeta yang dilantik untuk memegang teguh firman Tuhan dalam pelayanan dan melayani umat Tuhan dengan sepenuh hati.

“Karena pelayan dipanggil untuk menjadi berkat. Membawa umat Tuhan ke jalan yang benar dan menyatakan kebaikan Tuhan kepada umat. Yakinlah Tuhan akan selalu menyertai kalian dalam pelayanan. Jangan takut dan ragu,” ujarnya.

Ia berharap pelayan-pelayan baru tersebut bisa membawa perubahan ditengah-tengah jemaat dengan lebih dekat kepada Tuhan dan lebih takut kepada Tuhan.

“Kami mengutus mereka untuk melayani umat Tuhan supaya kedamaian selalu hadir ditengah-tengah kehidupan masyarakat. Jangan lagi ada tangis dan pertumpahan darah,” katanya.

Turut hadir pula Presiden Gereja Kemah Injili di Indonesia (GIDI) Pdt Dr Dorman Wandikbo, S.Th yang sekaligus memimpin ibadah penutupan dengan pembacaan Alkitab Wahyu 1:10-11 tema ‘Mata Tuhan Sedang Melihat di atas Tanah Papua dan Gereja-gereja di Tanah Papua’.

Dalam khotbanya, Pdt Dorman mengajak masyarakat Papua untuk tidak takut dan khawatir dengan situasi yang saat ini terjadi, namun harus banyak berdoa dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dengan lebih banyak membaca Alkitab dan lebih banyak melayani umat Tuhan melalui lintas budaya.

“Dalam situasi ini Tuhan mau melihat kita lebih dekat dengannya, Papua butuh doa dan butuh pemulihan. Jadilah pendoa untuk Papua karena Papua adalah kita. Ciptakan kedamaian di Papua kita yang tercinta ini,” katanya.

Dalam ibadah ini juga dijalankankan kotak persembahan untuk membantu masyarakat Kabupaten Nduga dan Intan Jaya dimana situasi di dua kabupaten ini sedang tidak kondusif. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Dupa88 juga memberikan banyak Promo Bonus Istimewa yang tiada duanya antara lain :
    * Bonus REfferal Hingga 5%
    * Welcome Cashback 100 % ( kalah Perdana di ganti 100% )
    * Bonus Hadir
    * Bonus New Member 100 % hingga IDR 2.000.000,-

    BalasHapus