Polres Mimika Berhasil Cegah Peredaran 25 Gram Narkoba Jenis Sabu Lewat Jalur Laut

Bagikan Bagikan
Press release pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu (Foto: SAPA/Salma)

SAPA (TIMIKA) – Sebanyak 25 gram narkotika jenis sabu yang masuk lewat jalur laut ke Timika, berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Mimika, Jumat (14/2/2020) lalu. 

Puluhan barang haram itu didatangkan oleh pasangan suami istri (pasutri) berinisial RSA alias Wati dan BS alias Bobi dari Makassar.

Kedua tersangka diamankan beserta barang bukti, dalam penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolres Mmika AKBP I G. G Era Adhinata di salah satu rumah kontrakan di Kampung Nawaripi, belakang SMA N1 Mimika.

“Dengan perkembangan ekonomi yang maju dan aktivitas malam meningkat, para pengedar narkoba dari wilayah luar itu masuk ke Timika. Sehingga kepolisian terus mengungkapnya. Operasinya sudah lama berjalan, tapi baru diungkap lewat jalur laut ini. karena kemarin-kemarin lewat jasa pengiriman barang jalur udara sudah sering diungkap,” kata Kapolres Mimika AKBP I G. G Era Adhinata dalam konferensi pers di Mapolres Mimika Jalan Agimuga Mile 32, Senin (17/2/2020).

“Penyelidikan terhadap tersangka ini dilakukan kurang lebih seminggu lalu. Dari informasi yang didapatkan, diketahui bahwa ada rencana jaringan sabu-sabu dari Makassar masuk melalui kapal ke Timika,” jelasnya.

Kapolres mengatakan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan peredaran barang haram yang masuk di Kabupaten Mimika lewat pembenahan pada sektor pelabuhan maupun bandara.

“Dengan jumlah penumpang banyak, mereka mudah masuk. Namun ktia tidak menyerah dan mengunakan segala cara mengumpulkan infromasi menggunakan masyarakat sebagai intelijen kita,” imbuhnya.

Sebelumnya, diketahui, 25 gram sabu itu terbungkus dalam 24 paket plastic bening. Sekitar pukul 12.00 WIT, tim melakukan penggerebekan dan menggeledah setiap sudut rumah pasutri itu  dan berhasil menemukan lima paket diduga sabu.

Selanjutnya dilakukan interogasi terkait kepemilikan barang haram itu, namun ditepis oleh keduanya. Kendati demikian, tim tetap melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan sepuluh paket. Tak berhenti disitu, 9 paket berisikan serpihan sisa narkotika jenis sabu pun ditemukan.

“Pengakuan dia (Tersangka –red) menjual dengan harga Rp.2 Juta perpaket. Dan yang paket kecil dijual hanya ratusan ribu.  Akibat perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun dengan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU. RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ujarnya. 

Selain itu, dari hasil penggerebekan, ditemukan pula empat butir amunisi Kaliber 5,56 mm dengan rincian 3 (tiga) amunisi Tajam dan 1 (satu) amunisi hampa.

“Untuk berlapis yang dijerat, akan kita kenakan  dengan UU Darurat Nomor 12 1951. Namun saat ini, hanya pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU. RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dulu,” imbuhnya.  (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar