Target Penerimaan KPP Pratama Timika Tahun 2020 Sebesar Rp. 4,03 Triliun

Bagikan Bagikan
Kepala KPP Pratama Timika. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Target penerimaan KPP Pratama Timika tahun 2020 sebesar Rp 4.025.786.353.000 atau  Rp 4,03 triliun.

Tirta Bastoni selaku kepala KPP Pratama Timika saat memberikan sambutan dalam acara Tax Gathering, Selasa (25/2/2020) menyampaikan bahwa tahun 2019 menjadi tahun yang cukup bersejarah bagi KPP Pratama, karena setelah terakhir di tahun 2014 akhirnya di tahun 2019  tahun lalu, KPP Timika berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh kantor pusat.

"Dimana capaian kami adalah 105,23 persen dari target sebesar Rp 3,24 triliun. Tentu ini semua terjadi berkat kerja keras kita semua, kerja sama kita semua, khususnya dukungan dari pemda, kesadaran dari para wajib pajak, serta kerja keras aparat di kantor pajak," serunya.

Satu hal lagi, kata Tirta,  yang sangat membanggakan yakni ada dua jenis pajak  yang mengalami pertumbuhan sangat baik yaitu pajak penghasilan karyawan 21, dan  pajak penghasilan orang pribadi yang mengalami pertumbuhan lebih dari 9 persen.

"Kemudian khusus untuk PBB bahkan mengalami pertumbuhan lebih dari 400 persen," ujarnya.

Pertumbuhan pajak - pajak tersebut kata Tirta, tentu berdampak pada meningkatnya dana pada hasil pajak, yang akan didistribusikan pada Pemda Mimika.

"Dan mudah mudahan dengan penambahan yang signifikan ini bisa semakin mendorong program - program pembangunan yang sudah diprogramkan oleh pemda, sehingga kita semua disini akan menikmati manfaat dari pajak yang kita bayarkan," ujarnya.

Namun demikian kata Tirta tentu tidak berhenti di tahun 2019 karena saat ini berada di tahun 2020 dan tantangannya semakin meningkat.

Target pun meningkat, dan dalam APBN 2020 secara nasional juga penerimaan pajak dianggarkan lebih dari 1.800 triliun, dan 75 persen diantaranya itu menjadi tanggung jawab direktorat jenderal pajak yang salah satunya adalah kantor pelayanan pajak pratama Mimika.

Sehingga ia berharap bahwa kontribusi yang telah berikan selama ini khususnya di tahun 2019 tetap dipertahankan bahkan kalau perlu kita tingkatkan karena sesungguhnya memang pajak menginginkan banyak kesadaran dan kepatuhan.

Serta dengan adanya pelayanan yang meningkat, pelayanan yang berbasis online, konsultasi gratis yang diberikan oleh kantor pajak, serta dukungan IT diharapkan dapat memberikan kemudahan pada wajib pajak, sehingga pelaksanaan beserta kewajiban dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu.

Sehingga Tirta juga menghimbau agar kedepannya semua dapat semakin sadar.

Dan dalam waktu dekat, ada dua momen yang harus dilaksanakan kewajibannya yakni sebelum akhir maret harus melaksanakan kewajiban melakukan pelaporan SPT orang pribadi dan sebelum April ada kewajiban pelaporan wajib pajak.

"Untuk itu dalam kesempatan ini kami sedikit mengingatkan kepada kita semua untuk segera menghitung, membayar dan melaporkan SPTnya," tuturnya. (Kristin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar